Pasutri lolos dari Maut saat Tunaikan Salat Malam, Ini Penampakan Rumah Korban

Minggu, 24 November 2024 - 17:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Intensitas hujan tinggi, longsor besar dengan diameter ketinggian 50 m dan lebar 15 m terjadi di Kampung Cijulang RT. 04/04 Desa Darmareja, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, sekira pukul 01.30 WIB, Sabtu (23/11/2024).

Akibat bencana alam ini membuat satu rumah di bagian belakang terseret hingga menggantung di lereng longsoran. Pemilik rumah beserta istrinya selamat dalam kejadian ini, karena sedang menunaikan salat malam di kamar depan berjamaah.

Kejadian ini berawal dari Jumat malam dimana hujan dengan intensitas tinggi terus terjadi hingga dini hari. Korban, Engkos (60) bersama istri dan cucunya saat itu sedang berada di kamar bagian depan. Engkos dan istri sedang menunaikan salat malam, sementara cucunya tidur di kamar depan.

“Saat selesai salat malam sama istri terdengar suara seperti pohon patah kayunya dan air sangat deras turun dari atas ke belakang rumah. Tiba-tiba suara gemuruh langsung disertai dengan longsor menghantam rumah,” kata Engkos.

Engkos langsung membawa istri bersama cucunya keluar dari rumah dan meminta pertolongan warga. Seluruh barang berharga milik korban pun terbawa longsor yang menggerus bagian tengah dan belakang rumahnya.

Sementara itu, petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, Miki menuturkan bahwa saat kejadian Engkos (60) beserta istrinya sedang menunaikan salat malam berjamaah di kamar depan, sementara kamar belakang, dapur dan tengah rumah seluruhnya terseret longsor.

“Kami mendapatkan laporan dari Unit Reaksi Cepat (URC) Desa Darmareja pada Sabtu dini hari sekira pukul 02.00 WIB, namun karena kondisi masih hujan deras akhirnya kami datang ke lokasi pada sekira pukul 04.00 WIB pagi,” kata Miki kepada jurnalsukabumi Minggu (24/11/2024).

Dari keterangan Miki, satu rumah mengalami rusak berat 80% rumahnya terbawa oleh longsor dan hanya menyisakan kamar dan halaman depan rumah. Longsor ini pun mengancam 2 rumah lainnya yang berisi 3 Kepala Keluarga (KK) 9 jiwa. Melihat kondisi intensitas hujan yang sangat tinggi, Miki mengimbau kepada warga yang rumahnya terancam longsor susulan untuk meninggalkan rumah agar tidak terjadi sesuatu yang diinginkan.

Beberapa relawan diterjunkan untuk membantu warga yang akan mengungsi ke rumah saudara terdekat karena rumahnya terancam dengan longsor susulan yang mungkin dapat terjadi kapan saja. Sedikitnya, 4 KK 11 jiwa mengungsi ke rumah saudara terdekat karena berpotensi terancam akan longsor susulan.

“Ada 4 KK 11 jiwa mengungsi. Beberapa bantuan logistik bagi para pengungsi akan kami dorong ke tempat mereka mengungsi secepatnya,” pungkas Miki.

Redaktur: Fikri

Berita Terkait

Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD
Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan
Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Banner Klaim Tanah Milik Salim Membentang di Pasar Palabuhanratu, Ahli Waris Muncul Bawa Dokumen Lama
Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir
Tim Terpadu Tegaskan Kandang Ayam di Nagrak Tutup Sementara
Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Banner Klaim Tanah Milik Salim Membentang di Pasar Palabuhanratu, Ahli Waris Muncul Bawa Dokumen Lama

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir

Berita Terbaru