JURNALSUKABUMI.COM – Menteri Sosial RI Syaifullah Yusuf mengaskan tidak ada program Bantuan Sosial (Bansos) bagi korban judi online alias judol. Hal ini dilontarkan saat menghadiri pembagian santunan kepada santri korban longsor di Pondok Pesantren Darussyifa Al Fitroh di Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Senin (18/11/2024).
“Kita tidak ada program untuk judol, tidak ada program untuk itu,” kata Gus Ipul, sapaan karib Syaifullah Yusuf.
Dirinya memastikan bahwa program yang saat ini sedang dijalankan oleh Kementerian Sosial yaitu Program Keluarga Harapan (PKH), Program Bantuan Sosial (Bansos) dan program lainnya.
Gus Ipul menuturkan bahwa ada beberapa tempat yang dirinya kunjungi terdapat banyak ketidaksesuaian data penerima program Kementerian Sosial. Dirinya mengaku setiap kunjungan kerjanya sambil validasi data.
“Dibeberapa tempat lain saya memang menemukan ketidaksesuaian jadi kita ini memang sedang turun ke lapangan sambil validasi data,” ungkapnya.
Dirinya mengaku setiap kunjungan kerjanya agar pendamping yang mendampinginya untuk bisa menunjukan kondisi riil di lapangan.
“Tapi saya juga ingin melihat yang tidak tepat sasaran itu, yang kurang bagus itu. Makanya saya minta ke pendamping itu mari kita mulai dari kejujuran mari kita buka data mana yang tepat sasaran mana yang tidak tepat sasaran mari kita pilih, mari kita pilah,” tandasnya.
Sebelumnya, Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar menyebutkan bahwa korban judi online akan menerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan












