Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Bansos untuk Korban Judol!

Senin, 18 November 2024 - 22:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Menteri Sosial RI Syaifullah Yusuf mengaskan tidak ada program Bantuan Sosial (Bansos) bagi korban judi online alias judol. Hal ini dilontarkan saat menghadiri pembagian santunan kepada santri korban longsor di Pondok Pesantren Darussyifa Al Fitroh di Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Senin (18/11/2024).

“Kita tidak ada program untuk judol, tidak ada program untuk itu,” kata Gus Ipul, sapaan karib Syaifullah Yusuf.

Dirinya memastikan bahwa program yang saat ini sedang dijalankan oleh Kementerian Sosial yaitu Program Keluarga Harapan (PKH), Program Bantuan Sosial (Bansos) dan program lainnya.

Gus Ipul menuturkan bahwa ada beberapa tempat yang dirinya kunjungi terdapat banyak ketidaksesuaian data penerima program Kementerian Sosial. Dirinya mengaku setiap kunjungan kerjanya sambil validasi data.

“Dibeberapa tempat lain saya memang menemukan ketidaksesuaian jadi kita ini memang sedang turun ke lapangan sambil validasi data,” ungkapnya.

Dirinya mengaku setiap kunjungan kerjanya agar pendamping yang mendampinginya untuk bisa menunjukan kondisi riil di lapangan.

“Tapi saya juga ingin melihat yang tidak tepat sasaran itu, yang kurang bagus itu. Makanya saya minta ke pendamping itu mari kita mulai dari kejujuran mari kita buka data mana yang tepat sasaran mana yang tidak tepat sasaran mari kita pilih, mari kita pilah,” tandasnya.

Sebelumnya, Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar menyebutkan bahwa korban judi online akan menerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi
Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa
Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama

Berita Terbaru