Viral, Video Penangkapan Pedagang Obat Terlarang, Polisi Beberkan Faktanya!

Kamis, 14 November 2024 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Warga dihebohkan dengan aksi penggerebekan sebuah warung kelontong di Jalan Pelabuhan II tepatnya di Kampung Pangleseran, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi.

Penggerebekan itu terekam dan tersebar luas di media sosial. Dalam video itu terlihat sekelompok orang yang diduga ormas menggeledah warung tersebut. Kemudian didapati ribuan butir obat-obatan terlarang dari dalam etalase.

Dikonfirmasi, Kasat Narkoba Polres Sukabumi Kota AKP Iwan Hendi Sutisna membenarkan kejadian tersebut. Ada tiga terduga pelaku peredaran narkotika jenis obat keras terbatas (OKT) yang telah diamankan yakni berinisial HA (22), WI (23) dan MA (30).

“Betul tadi jam 16.00 WIB kita sudah mengamankan tiga yang diduga pelaku dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan,” ujar Iwan di Mapolres Sukabumi Kota, Kamis (14/11/2024).

Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan ribuan obat-obatan terlarang jenis hexymer dan tramadol. Menurut Iwan, obat-obatan itu diperoleh dari luar wilayah Sukabumi dan dijual kepada warga dari berbagai kalangan.

“Untuk sementara itu kita amankan ada 1.102 dari obat keras terbatas. Informasinya didapat dari luar dari wilayah Sukabumi kota, dan Sukabumi kabupaten. Kita masih kembangkan. Dari hasil pemeriksaan sih ya kebanyakannya antara usia dari 30 atau 32 (tahun) kebawah yang jadi konsumen,” jelasnya.

Dia memastikan pihak kepolisian akan menyisir lokasi yang diduga dijadikan tempat penjualan obat-obatan terlarang. Pihaknya juga meminta agar warga melaporkan ke polisi apabila menemukan atau mengetahui peredaran narkoba.

“Kalau di wilayah itu masih penyelidikan kita tapi nanti kalau kita ada kita sikat habis jadi mohon informasinya dari masyarakat. Tentunya kita selain langkah-langkah represif juga kita melaksanakan langkah preemtif dan preventif dan sejak ada program Asta Cita ini kita melaksanakan tes-tes urin ke daerah-daerah yang diduga rawan,” terang dia.

Terpisah, Humas Karang Taruna Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Budi (42) mengatakan, penggerebekan tersebut dilakukan setelah ada laporan keresahan dari warga atas dugaan adanya transaksi jual beli obat-obatan terlarang.

“Awalnya kan dari pengaduan masyarakat juga udah terlalu sering meresahkan masyarakat. Keributan diawali dengan narkoba terus kaya geng motor, anak-anak sekolah juga sering beli kesitu juga, jangankan laki-laki, perempuan juga banyak yang memakainya,” ujar Budi, saat dikonfirmasi Rabu (13/11/2024).

Dia mengatakan tiga pemilik warung tersebut sempat hendak melakukan perlawanan dan mengeluarkan senjata tajam, akan tetapi perlawanan itu berhasil dicegah.

“Ketika saya menggerebek disitu dia sempat mengacungkan celurit juga terpaksa ambil tindakan lain, dari situ kita baru bisa gerebek secara paksa,” jelasnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda
Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi
Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam
Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar
Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka
Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 
Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda
Nusa Putra Tembus Ranking Dunia, Masuk Kampus Terbaik Jawa Barat dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:52 WIB

Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:34 WIB

Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:12 WIB

Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:56 WIB

Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:19 WIB

Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 

Berita Terbaru