Truk Limbah B3 Dibawa ODGJ, Ditemukan Terperosok di Palabuhanratu

Rabu, 30 Oktober 2024 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebuah mobil tangki limbah B3 yang diparkir di area Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, menghebohkan warga setelah ditemukan terperosok di sawah Kampung Gunung Sumping, Desa Citepus.

Informasi yang dihimpun, Truk tersebut diduga dibawa oleh seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) bernama Agung, yang diketahui mengalami halusinasi yang memicunya mengambil kendaraan tersebut.

Deden Wahyu, pengurus Harapan Baru Perkasa (HBP), mengungkapkan bahwa kejadian bermula ketika truknya diparkir di Pos 3 PLTU pada dini hari. Namun, sekitar pukul 06.00 WIB, truk tersebut hilang dari lokasi parkir.

“Pagi-pagi saya lihat mobil sudah tidak ada. Saya pikir hilang dicuri,” kata Deden, Rabu (30/10/2024).

Setelah mendapat laporan bahwa truk ditemukan di area persawahan di Kampung Gunungsumping, Deden langsung menuju lokasi. “Ternyata benar, mobilnya ada di sana, dan menurut informasi, yang membawanya adalah ODGJ,” jelas Deden.

Panit Binmas Polsek Palabuhanratu, AIPDA Taupik Hadianto, membenarkan laporan tersebut. “Kami menerima laporan sekitar pukul 05.30 WIB dan segera mengecek TKP. Saat tiba, mobil terlihat terjungkal dan beberapa fasilitas sekitar mengalami kerusakan,” ungkapnya.

Berdasarkan pemeriksaan, Agung, yang mengaku mendengar bisikan untuk membawa mobil, tidak mengetahui arah jalan sehingga akhirnya truk tergelincir dan terjun ke sawah.

“Agung mengatakan ia mendapat bisikan yang memintanya untuk membawa mobil, namun karena tidak mengenal jalan, truk tersebut akhirnya terperosok,” jelas Taupik.

Menurut rencana, Agung akan segera dibawa ke panti rehabilitasi Aura Welas Asih, pusat perawatan ODGJ di Palabuhanratu, guna mendapat penanganan lebih lanjut.

“Sementara kerusakan yang ada, pihak pengurus berjanji untuk bertanggung jawab, termasuk perbaikan gerbang sekolah dan kabel yang rusak,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru