Turut Ikuti Tradisi ‘Ngaseuk Sarikabumi’, Cawabup Andreas Dibikin Terkesima

Jumat, 18 Oktober 2024 - 20:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Masyarakat Kasepuhan Kampung Adat di Sukabumi menghelat acara ‘Ngaseuk Sarikabumi’ di huma rurukan sebagai tanda dimulainya waktu tanam pada musim tahunan.

Tradisi itu dihadiri langsung Calon Wakil Bupati Sukabumi Nomor Urut 2, Andreas dan mengikuti ritual tradisi Ngaseuk Sarikabumi di kampung adat Kasepuhan Cipta Mulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (18/10/2024) kemarin.

Dalam moment ini Andreas mengaku sangat terkesan dengan tradisi pertanian yang diterapkan di Kampung Adat Kasepuhan Cipta Mulya.

Bersama Sesepuh Kasepuhan Cipta Mulya, Abah Hendrik dan warga, Andreas mengikuti proses ritual Ngaseuk Sarikabumi yang dipimpin oleh Abah Hendrik.

Pada kesempatan itu, usai Ngaseuk Sarikabumi, Andreas berbaur bersama warga dengan ikut makan bersama beralas daun pisang.

“Pelestarian budaya di kampung adat sudah masuk dalam visi misi dan program kami. Ada sejumlah aspirasi yang disampaikan oleh kasepuhan dan warga kampung adat. Ini tentunya merupakan masukan yang tentunya harus ditindaklanjuti. Doakan saja supaya saya dan Pak Asep Japar dapat mewujudkan harapan kasepuhan warga adat,”ungkap Andreas.

Sesepuh Cipta Mulya, Abah Hendrik, mengungkapkan, menanam padi di Kasepuhan Ciptagelar hanya boleh dilakukan satu tahun sekali.

“Ritual ini merupakan bentuk penghormatan kepada adat istiadat warisan para leluhur juga penghormatan kepada alam,”terangnya.

Selain karena kepercayaan tentang Dewi Sri atau sang “Dewi Padi” yang bersemayam di dalam padi-padi mereka satu tahun sekali, waktu bertani tersebut pun dipilih karena masyarakat Ciptagelar enggan merusak alam dan ingin senantiasa menjaga kelestarian lingkungan,”sambung Abah Hendrik.

Tradisi Ngaseuk Sarikabumi kata Abah Hendrik dilakukan setiap menjelang musim kemarau.”Kita adakan tradisi Ngaseuk Sarikabumi. Kita jalani ritual dan langsung tanam padi. Setelah ritual ini, beberapa hari kedepan barulah warga dapar dilakukan oleh warga,”tandasnya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Tatap Musda XI, A.A. Brata Soedirdja Deklarasi Siap Maju Jadi Ketua DPD Golkar Kota Sukabumi
Relawan Manuk Dadali Menolak Keras Isu Pemilu Cepat, Hergun Terima Aspirasi Kawal Program Prabowo-Gibran
Perangkat Daerah Mangkir dari Paripurna DPRD, Wabup Andreas: Kehadiran Itu Kewajiban
Tak Ada Toleransi! DPRD Sukabumi Desak Kasus Narkoba Kades Tamanjaya Dituntaskan
Suara Rakyat Bukan untuk Dibeli, Agus Firmansyah Dorong Warga Laporkan Politik Uang
Bawaslu Jabar Dorong Warga Jadi Pengawas Pemilu, Pahami Aturan dan Berani Laporkan Pelanggaran
Heri Gunawan dan Bawaslu Dorong Pengawasan Partisipatif Masyarakat di Sukabumi
Persiapkan Pemilu 2029, Hergun Bedah 11 Isu Krusial RUU Pemilu dan Dorong Pendidikan Pemilih di Sukabumi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Tatap Musda XI, A.A. Brata Soedirdja Deklarasi Siap Maju Jadi Ketua DPD Golkar Kota Sukabumi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Relawan Manuk Dadali Menolak Keras Isu Pemilu Cepat, Hergun Terima Aspirasi Kawal Program Prabowo-Gibran

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Perangkat Daerah Mangkir dari Paripurna DPRD, Wabup Andreas: Kehadiran Itu Kewajiban

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Tak Ada Toleransi! DPRD Sukabumi Desak Kasus Narkoba Kades Tamanjaya Dituntaskan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Suara Rakyat Bukan untuk Dibeli, Agus Firmansyah Dorong Warga Laporkan Politik Uang

Berita Terbaru