Festival Sukabumi Suka Bunga, DLH Usung Cosplay Florikultura Ramah Lingkungan

Minggu, 8 September 2024 - 14:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Festival Sukabumi Suka Bunga kembali digelar dengan penuh semarak, menampilkan berbagai kreativitas. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah penampilan Cosplay Florikultura oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi.

Dengan keseluruhan 51 peserta, DLH sukses mempersembahkan parade kostum yang tidak hanya memukau secara visual, tetapi juga menyampaikan pesan penting tentang kelestarian lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi, Prasetyo, mengungkapkan bahwa penampilan cosplay ini dirancang untuk menggambarkan betapa pentingnya menjaga dan mengelola lingkungan hidup melalui cara yang kreatif dan inspiratif.

Cosplay Florikultura ini menampilkan kostum yang dibuat dari bahan bekas, namun tetap menonjolkan keindahan flora dengan sentuhan artistik.

“Kami ingin menunjukkan bahwa konsep keberlanjutan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam dunia fashion. Kostum-kostum ini mengusung konsep 3R: Reuse, Reduce, dan Recycle, yang telah menjadi tren fashion masa depan,” ujar Prasetyo.

Cosplay Florikultura yang ditampilkan DLH bukanlah sekadar parade kostum biasa. Setiap kostum yang ditampilkan dibuat dari bahan daur ulang seperti plastik, kain perca, dan barang bekas lainnya yang disulap menjadi kostum-kostum indah bertema florikultura.

Dengan memadukan elemen bunga dan tanaman, para peserta berhasil menciptakan penampilan yang tidak hanya cantik dan menawan, tetapi juga sarat akan pesan keberlanjutan.

Prasetyo menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dengan cara yang lebih menarik dan menyenangkan.

“Kami ingin menyampaikan bahwa menjaga lingkungan tidak harus membosankan atau sulit. Dengan kreativitas, kita bisa mengubah barang-barang yang dianggap tidak berguna menjadi sesuatu yang bernilai dan bermanfaat,” jelasnya.

Festival Sukabumi Suka Bunga ini menjadi ajang yang tepat bagi DLH untuk mempromosikan pentingnya gaya hidup ramah lingkungan. Prasetyo berharap, melalui acara ini, masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya mengurangi limbah dan memanfaatkan barang bekas dengan cara yang inovatif.

“Konsep 3R yang kami tampilkan di parade cosplay ini bukan hanya sebatas tren, tetapi juga kebutuhan masa depan untuk menjaga bumi tetap lestari,” kata Prasetyo.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

BPJS PBI Nonaktif, KNPI Palabuhanratu Desak Selaraskan Pelayanan dengan Jaminan KDM
Senyum 26 Anak Warnai Khitanan Massal Gratis di Hari Santri Sukabumi
Penataan Lapang Sekarwangi Jadi Ruang Terbuka Publik Tak Ubah Fungsi Sebelumnya
Ada Dugaan Pencemaran? DLH Sukabumi Punya Laboratorium Terakreditasi untuk Uji Lingkungan
HUT TNI ke-81, Forkopimcam Parakansalak Beri Kejutan Kue Kekuatan untuk Koramil
HUT TNI ke-81, Dandim 0607 Sampaikan Amanat Panglima: Kepercayaan Rakyat Sebagai Amanah
Bencana Datang, Pangan Terancam, Narkoba Mengintai: Ini Fokus Kodim 0622 Sukabumi
Dari Ancaman Hibrida hingga Bencana di Momen HUT TNI, Kodim 0622 Sukabumi Perkuat di Wilayah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:04 WIB

BPJS PBI Nonaktif, KNPI Palabuhanratu Desak Selaraskan Pelayanan dengan Jaminan KDM

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Senyum 26 Anak Warnai Khitanan Massal Gratis di Hari Santri Sukabumi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Penataan Lapang Sekarwangi Jadi Ruang Terbuka Publik Tak Ubah Fungsi Sebelumnya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Ada Dugaan Pencemaran? DLH Sukabumi Punya Laboratorium Terakreditasi untuk Uji Lingkungan

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:05 WIB

HUT TNI ke-81, Forkopimcam Parakansalak Beri Kejutan Kue Kekuatan untuk Koramil

Berita Terbaru