KAHMI Prihatin Belum Ada Sosok Tokoh Partai Maju di Pilkada Sukabumi!

Rabu, 14 Agustus 2024 - 12:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pesta demokrasi Pilkada serentak 2024 di Kabupaten Sukabumi tinggal menghitung hari. Mencermati perkembangannya, dinamika politik nampak semakin memperihatinkan.

Pasalnya, hingga detik ini belum ada sosok tokoh partai yang serius untuk mendeklarasikan diri maju bertarung di Pilkada Kabupaten Sukabumi.

Bahkan, ironisnya lagi jika partai politik sebagai kendaraan dalam membangun dinamika demokrasi menjadi sarana pragmatisme materialistis.

Koordinator Presidium KAHMI Sukabumi, Taopik Wahidin alias Kang Koko.

“Cukup prihatin, karena munculnya beberapa pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati dengan hanya latar belakang birokrat dan pengusaha, dengan afiliasi kepartaian yang kurang jelas dalam proses perkaderan maupun rekruitmennya,” kata Koordinator Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sukabumi, Taopik Wahidin, Rabu (14/8/2024).

Masih kepada jurnalsukabumi.com, pria yang akrab disapa Kang Koko ini juga menyikapi, dengan hal ini tentunya memberi kesan bahwa Partai Politik telah kehilangan bahkan kekurangan kader dan proses perkaderan dalam sistem kepemimpinannya.

“Partai Politik sebagai roda penggerak sistem demokrasi hendaknya lebih berperan aktif dalam membangun sistem kepemimpinan baik di tingkat daerah terlebih lagi pada skala Nasional. Kalau kondisi ini terus berlanjut, sepertinya partai politik perlu meninjau ulang sistem dan kurikulum perkaderannya, kalau perlu seluruh anggota partai harus ikut LDK lagi,” selorohnya.

Kang Koko juga menilai, partai politik seharusnya menjadi centra perkaderan yang terbaik dalam melahirkan calon-calon kepemimpinan karena institusi ini lah yang akan diharapkan banyak untuk mampu mewakili suara dan kepentingan masyarakat. Karena secara institusional, partailah yang menjadi saluran politik dan aspirasi masyarakat.

“Partai politik diharapkan tidak menjadi panggung sewaan bagi kandidat yang mengandalkan popularitas dan berduit. Sementara ide dan gagasannya nol,” tandansya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Colt Mini Hangus Terbakar di Parungkuda, Temuan Jeriken Jadi Perhatian Petugas
Nah Lho! Satpol PP Sidak Pedagang Oleh-oleh di Pamuruyan dan Temukan Pelanggaran Ini
Dua Guru Sukabumi Raih Prestasi di Korea Selatan, Lahirkan Inovasi Smart Hanjeli
Hergun Bersama Bawaslu Dorong Pengawasan Partisipatif Masyarakat Sukabumi
BGN Hentikan Operasional 58 SPPG di Sukabumi, Ini Penyebabnya!
Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?
Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar
Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 11:54 WIB

Colt Mini Hangus Terbakar di Parungkuda, Temuan Jeriken Jadi Perhatian Petugas

Rabu, 4 November 2026 - 11:19 WIB

Nah Lho! Satpol PP Sidak Pedagang Oleh-oleh di Pamuruyan dan Temukan Pelanggaran Ini

Senin, 2 November 2026 - 14:47 WIB

Dua Guru Sukabumi Raih Prestasi di Korea Selatan, Lahirkan Inovasi Smart Hanjeli

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:16 WIB

Hergun Bersama Bawaslu Dorong Pengawasan Partisipatif Masyarakat Sukabumi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:49 WIB

BGN Hentikan Operasional 58 SPPG di Sukabumi, Ini Penyebabnya!

Berita Terbaru