JURNALSUKABUMI.COM – Suasana kebersamaan, kesetaraan, dan keakraban begitu terlihat dan terasa di Rumah Aspirasi dan Inspirasi Heri Gunawan (RAI HerGun) di Jalan Arif Rahmat Hakim Nomor 57-59, Warudoyong, Kota Sukabumi, Jumat (9/8/2024) siang.
Mereka adalah ratusan relawan Manuk Dadali yang melakukan ngaliweut (makan bersama, red) bersama anggota anggota DPR RI, Heri Gunawan. Tak ketinggalan pasangan Bakal Calon Bupati-Wakip Bupati, Iyos Somantri-Zainul turut berbaur dengan para relawan Manuk Dadali.
Pantauan jurnalsukabumi.com, usai melaksanakan Salat Jumat, suguhan nasi liwet dengan hidangan nasi dan lauk-pauk disajikan di atas daun pisang. Hergun, sapaan karib Heri Gunawan ini pun menyambut hangat kedatangan para tamu undangan. Bahkan, setelah para relawan menempati tempat duduk masing-masing, dengan diawali doa bersama acara Ngaliwet pun dimulai.

“Ya, filosofi di balik ngaliwet bukan hanya sekadar makan bersama, tetapi juga melambangkan kebersamaan, keakraban, dan kesetaraan di antara orang-orang yang berpartisipasi,” ujar Hergun.
Dengan harapan, makan bersama dengan para relawan ini tentu untuk mengajarkan pentingnya kebersamaan. Semua orang duduk bersama, tanpa memandang status sosial, dan berbagi makanan yang sama.
“Ngaliwet ini bisa disebut bentuk perayaan sederhana yang kaya akan makna, mempererat hubungan sosial dan menumbuhkan rasa solidaritas di antara orang-orang yang terlibat,” jelasnya.
Lalu, ada nilai kesederhanaan, Hergun menuturkan, makanan yang disajikan dalam ngaliwet umumnya sederhana, tetapi nikmat. Ini mengajarkan bahwa kebahagiaan dan kepuasan bisa didapatkan dari hal-hal sederhana.
“Yang tak kalah penting, melaui Ngaliwet kita diajarkan akan kerja sama, kesetaraan dan rasa syukur. Makan bersama sambil duduk di lantai, tanpa menggunakan piring, mengingatkan orang untuk bersyukur atas makanan yang mereka miliki dan nikmati,” jelas Hergun.
Setelah agenda ngaliwet dilanjut dengan tampung aspirasi melalui tanya jawab dan sharing seputar program-program yang bakal didorong untuk Kota dan Kabupaten Sukaabumi.
Redaktur: Ujang Herlan












