Saksi-saksi Diperiksa: Polisi Dalami Kasus Oknum Guru Cekik Murid di Palabuhanratu

Kamis, 6 Juni 2024 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kasus penganiayaan yang melibatkan seorang oknum guru di SD wilayah Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, terus bergulir.

Tenaga pendidik yang berinisial T ini diduga mencekik siswa kelas V berinisial MPI (12) pada Jumat (31/05/2024). Polisi kini memanggil sejumlah saksi untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kepala Sekolah SDN Batu Sapi, U. Sehabudin, yang baru menjabat dua bulan, mengaku telah memberikan keterangan sebagai saksi.

“Benar, saya memberikan keterangan sebagai saksi. Banyak pertanyaannya, terutama mengenai administrasi dan keberadaan guru di Batu Sapi,” jelas Sehabudin, Kamis (06/06/2024).

Sehabudin segera merespons kejadian tersebut dengan memanggil guru T untuk diberikan pembinaan dan fokus pada penanganan korban.

“Fokus pertama adalah mengobati anak yang menjadi korban, kemudian meminta maaf dan bersilaturahmi dengan keluarga korban,” tambahnya.

Terpisah, Kanit PPA Polres Sukabumi, Ipda Sidik Zaelani, menyatakan penyelidikan sedang dilakukan untuk memastikan validitas informasi yang disampaikan korban.

“Kami sedang memanggil saksi-saksi, termasuk teman-teman korban, guru, dan kepala sekolah. Terduga pelaku belum dipanggil karena kami perlu meyakinkan kejadian terlebih dahulu,” jelas Ipda Sidik.

Polisi juga telah meminta koordinasi untuk visum terhadap korban guna mendapatkan bukti medis yang akurat. “Hari ini pemanggilan teman-teman korban dan guru, serta kepala sekolah,” tambahnya.

Sebelumnya, kakak korban, Dede Irwan, menceritakan bahwa insiden terjadi saat MPI tanpa sengaja menendang bola yang mengenai kepala guru tersebut. Guru merespons dengan mencekik dan menjambak rambut MPI di depan teman-temannya.

“Biasanya mengajar di lapangan, tetapi hari itu kegiatan dilakukan di dalam kelas karena lapangan digunakan untuk menjemur cengkeh,” jelas Dede.

Akibat kejadian itu, korban mendapatkan luka lecet di leher dan tangannya. Keluarga korban kemudian melaporkan oknum guru ke Polres Sukabumi.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Sukabumi Semprot Langsung Area Puskesmas Palabuhanratu
Ruas Loji-Geopark Tertutup Banjir dan Tiang Roboh, Akses Lalu Lintas Terganggu
Debit Sungai Melonjak Jelang Petang, Petugas Sisir Titik Rawan Banjir
Air Sungai Naik Drastis, Sejumlah Kampung di Palabuhanratu Terendam
Persib Juara, Ribuan Bobotoh Tumpah Ruah di Jalanan Palabuhanratu
Nagrak Membiru! Warga dan Bupati Kompak Dukung Persib Bandung
DLH Sukabumi Beberkan Fakta Lingkungan, Dua Kecamatan Mulai Krisis Air
Ibu Tiri Nizam Segera Diadili, Kejari Kabupaten Sukabumi Terima Pelimpahan Perkara

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 00:01 WIB

Ruas Loji-Geopark Tertutup Banjir dan Tiang Roboh, Akses Lalu Lintas Terganggu

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:07 WIB

Debit Sungai Melonjak Jelang Petang, Petugas Sisir Titik Rawan Banjir

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:05 WIB

Air Sungai Naik Drastis, Sejumlah Kampung di Palabuhanratu Terendam

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:45 WIB

Persib Juara, Ribuan Bobotoh Tumpah Ruah di Jalanan Palabuhanratu

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:01 WIB

Nagrak Membiru! Warga dan Bupati Kompak Dukung Persib Bandung

Berita Terbaru