Komitmen KLA 2024, DP3A dan DPRD Turut Hadir dalam Rakor Kab Sukabumi

Senin, 1 April 2024 - 08:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) dan DPRD turut hadir dalam rapat koordinasi (rakor) Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) tingkat Kabupaten Sukabumi tahun 2024.

Rakor tersebut diselenggarakan pada Selasa 26 Maret 2024 kemarin dan dipimpin langsung Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami yang dihadiri pula Sekda Ade Suryaman, Forkopimda, kepala perangkat daerah, dan stakeholder terkait lainnya.

Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi, H. Eki Radiana Rizki menambahkan, rakor ini dilaksanakan untuk meningkatkan komitmen semua pihak dalam mewujudkan pembangunan yang peduli terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak. Sehingga, terwujudnya Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Sukabumi.

“Melalui rapat ini, kami berharap komitmen semua pihak dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Sukabumi semakin meningkat,” ujarnya, Senin (01/04/2024).

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Hera Iskandar menambahkan, sesuai yang dibahas Bupati Sukabumi, Rakor ini sebagai bentuk percepatan dalam pemberdayaan anak. Apalagi, anak harus menjadi perhatian semua.

“Kesehatan, pendidikan, fasilitas, hingga lingkungan sangat penting dalam tumbuh kembang anak. Apalagi, dalam membentuk SDM anak yang luar biasa. Di sini, kita semua punya peran dalam hal itu,” ujarnya.

Dari sisi SDM, anak -anak saat ini akan menjadi generasi penerus bangsa. Sehingga, karakter mereka haruslah luar biasa.

“Kabupaten Layak Anak bukanlah sekadar pemenuhan fasilitas anak, namun harus juga mengedukasi agar anak berkarakter. Ini tugas kita semua,” tandasnya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Usulan Revitalisasi PAUD Mandek, Asep Rizwan Siapkan Dorongan ke Dinas Pendidikan
Leni Liawati Ungkap Dampak BPJS Nonaktif, Warga Sakit Terbebani Tunggakan Rp875 Ribu
Hamzah Gurnita Bongkar Keluhan Warga soal BPJS, Sudah Bayar Denda Masih Terbebani
KDM Sebut Bisa Berobat Gratis Tanpa BPJS, DPRD Ungkap Juknis RS Belum Jelas
Dana Bagi Hasil Provinsi Turun Rp7,4 Miliar, DPRD Dorong Anggaran Fokus ke Kebutuhan Warga
Budi Azhar Minta Gubernur Segera Terbitkan Petunjuk Teknis Layanan RS Tanpa BPJS
DPRD Sukabumi Bedah Evaluasi Gubernur, Arah Belanja Perubahan APBD 2026 Kembali Dibahas
Tiga Ancaman Wilayah di HUT ke-81, Dewan Hamzah Tarik Pesan Panglima TNI ke Sukabumi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Usulan Revitalisasi PAUD Mandek, Asep Rizwan Siapkan Dorongan ke Dinas Pendidikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Leni Liawati Ungkap Dampak BPJS Nonaktif, Warga Sakit Terbebani Tunggakan Rp875 Ribu

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Hamzah Gurnita Bongkar Keluhan Warga soal BPJS, Sudah Bayar Denda Masih Terbebani

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:57 WIB

KDM Sebut Bisa Berobat Gratis Tanpa BPJS, DPRD Ungkap Juknis RS Belum Jelas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Dana Bagi Hasil Provinsi Turun Rp7,4 Miliar, DPRD Dorong Anggaran Fokus ke Kebutuhan Warga

Berita Terbaru