JURNALSUKABUMI.COM – Komisi II DPR RI mulai tancap gas melakukan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilihan Umum (Pemilu) menjelang kontestasi politik Pemilu 2029 mendatang. Hal tersebut diungkapkan Anggota Komisi II DPR RI, Heri Gunawan, saat menggelar kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan di Hotel Laska, Kota Sukabumi, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan yang dipandu oleh moderator Pepi Aprilia tersebut menghadirkan jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi, yakni Ketua KPU Imam Sutrisno yang didampingi dua Komisioner, Siska Agustia dan Seni Soniansih. Turut hadir pula perwakilan narasumber lokal dari unsur budayawan dan pegiat seni, Deden Hendara alias Kang Denis selaku perwakilan Seniman HG Sukabumi.
Dalam pemaparannya, legislator asal Sukabumi yang akrab disapa Hergun ini menjelaskan bahwa penyelenggaraan Pemilu 2029 kurang lebih tinggal 28 bulan lagi. Oleh karena itu, Komisi II DPR RI bergerak cepat membentuk Panitia Kerja (Panja) RUU Pemilu sebagai dasar penyusunan regulasi pesta demokrasi yang lebih bersih dan bermartabat.
“Kegiatan sosialisasi ini sejalan dengan fungsi partai politik dalam memberikan pendidikan politik bagi anggota dan masyarakat luas. DPR RI melalui Komisi II sudah membentuk Panja RUU Pemilu yang akan membahas 10 poin krusial, mulai dari sistem pemilu, kelembagaan, hingga penerapan sistem digital,” kata Hergun di hadapan para peserta.
Politisi Partai Gerindra ini menambahkan, evaluasi pelaksanaan Pemilu dan Pilkada 2024 menjadi bahan pertimbangan penting dalam RUU Pemilu. Di Kota Sukabumi sendiri, tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu 2024 terbilang tinggi mencapai 82,88 persen, sedangkan pada Pilkada 2024 berada di angka 67,68 persen.
“Kita ingin mendorong KPU untuk terus memperbanyak acara sosialisasi seperti ini agar tercipta pemilih yang cerdas. Pemilih cerdas adalah pemilih yang tahu rekam jejak dan integritas kandidat yang dipilihnya, bukan pemilih yang bisa dimobilisasi oleh money politic (politik uang),” tegas Hergun.
Ia juga mengingatkan bahwa partisipasi masyarakat tidak sebatas datang dan menyoblos di TPS, melainkan bisa ikut serta menjadi bagian dari penyelenggara Pemilu adhoc sejak jauh hari.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Sukabumi, Imam Sutrisno, didampingi Siska Agustia dan Seni Soniansih, mengapresiasi inisiatif sosialisasi dan pendidikan pemilih berkelanjutan yang diinisiasi oleh DPR RI. Menurutnya, sinergi ini sangat krusial untuk menjaga akurasi data pemilih serta meningkatkan kesadaran politik warga Kota Sukabumi secara konsisten.
Di tempat sama, Deden Hendara alias Kang Denis dari Seniman HG Sukabumi menyambut baik keterlibatan unsur seniman dan budayawan lokal dalam forum dialog demokrasi tersebut.
“Seniman dan pegiat budaya memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan-pesan edukasi politik secara santun dan kreatif kepada masyarakat luas. Kami berharap aspirasi ruang berekspresi bagi pelaku seni di Sukabumi juga terus mendapat perhatian,” tandas Kang Denis.
Redaktur: Ujang Herlan













Komentar