Dua Mahasiswa Dibacok Orang Tak Dikenal di Capitol Sukabumi

Kamis, 25 Januari 2024 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dua pemuda yang diketahui merupakan mahasiswa Sukabumi dibacok oleh orang tak dikenal, Rabu (25/01/2024) malam. Kejadian tersebut terjadi saat kedua mahasiswa tersebut kumpul dan nongkrong di tempat biasa di Capitol, Jalan A. Yani, Cikole, Kota Sukabumi.

Satu korban berinisial A (23) mengalami luka bacok di bagian kepala sebelah kiri akibat dibacok menggunakan celurit. Sementara RZ (24) mengalami luka di bagian lehernya akibat dipiting diduga menggunakan pisau belati.

Ketua GMNI Sukabumi, Anggi Fauzi mengatakan, kejadian tersebut saat dirinya bersama pengurus dan kadernya ngopi dan berkumpul di tempat biasa.

“Jadi awalnya kita sedang ngumpul ngopi bareng, tiba-tiba datang 1 motor bonceng tiga menanyakan tempat Biliar. Kemudian dijawab anak-anak itu di atas lantai 3, masuknya melalui basement (parkiran lorong bawah),” ujarnya.

Anggi menuturkan, sebelum kejadian usai adanya yang bertanya, kedua korban AAM (24) dan RZ (24) ke arah depan untuk membayar Pecel. Pada saat AAm keluar dari toilet, ketiga orang yang bertanya tempat biliar itu masih di basement dan ditanya korban AAM.

“Nah salah seorang itu RZ pamit membayar pecel dan AMM buang air besar ke tempat basement parkiran Capitol. Lalu mereka mendekati A, dan miting A, lalu pelaku nanya Didinga rek jadi babaturan apa musuh (mau jadi kawan apa musuh),” kata Anggi.

Setelah AAM pamit ke WC lama tak kunjung kembali, hingga akhirnya di susul ke bawah melihat kondisi AAM sudah dipiting.

“Spontan AAM diselamatkan oleh RZ ditarik dan dibawa ke atas. Tak lama setelah itu dikerjar oleh para pelaku dan membacok kepala RZ,” ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut, pihak korban pun sudah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Polsek Cikole, Resor Sukabumi Kota saat ini tengah mendalami kejadian tersebut dan telah memeriksa saksi-saki.

“Semalam langsung lapor dan langsung pengecekan oleh polisi,” tutupnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran
Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan
Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran
Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes
Laka Maut Pasutri di Cijalingan Sukabumi, Suami Tewas Terlindas Truk dan Istri Patah Kaki
Korban Jiwa Kembali Berjatuhan, Tambang Ilegal Masih Marak di Sukabumi
Lilin saat Listrik Padam Berujung Petaka, Tiga Bocah Meninggal dalam Kebakaran di Sukabumi
Dua Kios Terbakar di Parungkuda, Satu Orang Alami Luka Bakar

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 10:37 WIB

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:56 WIB

Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:48 WIB

Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:03 WIB

Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIB

Laka Maut Pasutri di Cijalingan Sukabumi, Suami Tewas Terlindas Truk dan Istri Patah Kaki

Berita Terbaru