Setelah 11 Jam, Akhirnya Truk Terperosok di Jampang Tengah Berhasil Dievakuasi

Minggu, 26 April 2020 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Setelah kurang lebih 11 Jam, truk pengangkut bahan material berupa pasir, yang terperosok di jembatan “Cirawa” berlokasi di Kampung Cirawa, Desa Nangerang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, berhasil dievakuasi.

Evakuasi truk tersebut dilakukan oleh sopir, kernet dibantu masyarakat setempat dengan menggunakan alat seadanya.

“Pokoknya warga banyak yang membantu dengan menarik kendaraan menggunakan tali tambang,” kata salah satu warga setempat, Abdilah Asmara (29).

BACA JUGA: Pondasi Jembatan Amblas, Mobil Truk Nyaris Terguling di Jampang Tengah

Saat diwawancara jurnalsukabumi.com, Abdilah mengatakan, upaya evakuasi cukup sulit dan alot. Lantaran, bobot kendaraan yang lumayan besar dan berat, sementara masyarakat hanya menggunakan alat seadanya.

Sementara, sambung Abdillah, kendaraan tersebut harus bisa di evakuasi secepatnya. Karena, jalan tersebut adalah akses satu – satunya penyambung antar kampung. Upaya masyarakat pun membuahkan hasil, truk berhasil dievakuasi dengan cara menarik dan manfaatkan pepohonan yang ada di sekitar

“Kalau tidak secepatnya di evakuasi kasian pengguna jalan yang lain tidak bisa melintas. Upaya evakuasi terus dilakukan dengan cara bersama – sama menarik kendaraan dengan memanfaatkan pepohonan yang ada di sekitar. Seperti, pohon limus, jambu hingga tiang listrik,” pungkasnya.

Dikabarkan sebelumnya, Diduga lantaran pondasi jembatan “Cirawa” amblas, truk bak terbuka pengangkut material bahan pasir, nyaris terguling, setelah roda bagian belakang sebelah kanan terperosok, di Kampung Cirawa , Desa Nangerang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupatem Sukabumi.

Peristiwa tersebut terjadi saat truk tersebut melintas dari arah timur menuju kearah barat, pada Sabtu dini hari, sekira pukul 00 : 00. Namun, saat tiba dijembatan yang berukuran panjang 5 meter, dan lebar 6 Meter, milik Kabupaten Sukabumi, tiba – tiba roda sebelah kanan amblas dan terperosok hingga tidak bisa berjalan dan nyari terbalik.

Masyarakat yang tinggal di sepanjang jalan, berharap kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi, agar segera dilakukan perbaiki jembatan tersebut. Pasalnya, bila jembatan penghubung sejumlah Kampung ini tidak segera diperbaiki, maka akan menghambat kepada perputaran perekonomian masyarakat terhambat.

Reporter : Ruslan AG
Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

25 Juli Jadi Penentu, Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua KNPI Palabuhanratu
KNPI Minta Perusahaan Bersinergi, Tekan Pengangguran dengan Mengutamakan Tenaga Kerja Lokal Sukabumi
Kejar Target Presiden, Sukabumi Ubah Cara Bertani: Dari Sawah Konvensional ke Pertanian Modern
PLARA FEST 2026 Siap Hidupkan Palabuhanratu, 20 Sanggar Seni hingga Remember of Today Tampil
Retribusi Rp7.500 per bulan, DLH Sukabumi Tegaskan Pengangkutan Sampah Harus Lewat MOU
IGD Baru RSUD Palabuhanratu Disiapkan, Layanan Darurat Sukabumi Ditarget Lebih Cepat dan Optimal
Jaga Terumbu Karang hingga Biota Laut, Indonesia Power Perkuat Komunitas PENYU
HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:38 WIB

25 Juli Jadi Penentu, Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua KNPI Palabuhanratu

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:08 WIB

KNPI Minta Perusahaan Bersinergi, Tekan Pengangguran dengan Mengutamakan Tenaga Kerja Lokal Sukabumi

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:50 WIB

Kejar Target Presiden, Sukabumi Ubah Cara Bertani: Dari Sawah Konvensional ke Pertanian Modern

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:37 WIB

PLARA FEST 2026 Siap Hidupkan Palabuhanratu, 20 Sanggar Seni hingga Remember of Today Tampil

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:31 WIB

Retribusi Rp7.500 per bulan, DLH Sukabumi Tegaskan Pengangkutan Sampah Harus Lewat MOU

Berita Terbaru