Pondasi Jembatan Amblas, Mobil Truk Nyaris Terguling di Jampang Tengah

Minggu, 26 April 2020 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebuah mobil truk bak terbuka bernopol F 8824 VB yang tengah mengangkut material bahan pasir, nyaris terguling di Kampung Ciwaru, Desa Bojongjengkol, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, Minggu (26/04/20).

Berdasarkan informasi yang dihimpun jurnalsukabumi.com, peristiwa tersebut terjadi saat truk tersebut melintas dari arah Timur menuju ke arah Barat, pada pukul 00:00 WIB, Sabtu dini hari.

Namun, saat tiba di jembatan yang berukuran panjang 5 meter dan lebar 6 meter di jalan kampung tersebut, tiba-tiba roda belakang truk sebelah kanan terperosok dan nyaris terguling.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, akan tetapi akses antar kampung itu tersendat lantaran harus mengevakuasi terlebih dahulu mobil tersebut.

“Setelah mengetahui hal itu, kemudian warga dan kernetnya memeriksa kondisi roda belakang, ternyata pondasi jembatan ambruk,” kata salah satu warga, Arman (25).

Sejumlah warga tengah membantu evakuasi mobil truk pengangkut pasir yang terperosok.

Arman dan warga mengaku, tidak diketahui pasti penyebab ambruknya jembatan itu. Akibat dari kejadian tersebut, kendaraan dari kedua arah tidak bisa melintas sebelum dan terpaksa menunggu sampai truk dievakuasi.

“Jalan tersebut merupakan akses satu-satunya menuju sejumlah kampung dan desa. Saat ini pemilik truk dan kenetnya dibantu warga sekitar, berupaya mengevakuasi truk,” terangnya.

Apabila, truk sudah dievakuasi sambung Arman, untuk sementara waktu, semua jenis kendaraan roda empat, tidak bisa melewati jembatan ini karena kondisi tanah sekitar jembatan sangat labil dan tidak kuat dilintasi kendaraan roda empat.

“Agar tidak ada kendaraan lain jadi korban, kita tutup saja jalannya, karena tanah dekat jembatan labil,” jelas Arman.

Akibat kejadian tersebut, ia beserta masyarakat yang tinggal sepanjang jalan berharap kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi, agar segera dilakukan perbaiki jembatan tersebut. Pasalnya, bila jembatan penghubung sejumlah kampung ini tidak segera diperbaiki, maka akan menghambat kepada perputaran perekonomian masyarakat.

“Disini mulai dari kebutuhan masyarakat sampai urusan pemerintah desa lewat jalan ini. Kalau jembatannya tidak diperbaiki, pasti semua urusan jadi terhambat,” pungkasnya.

Reporter : Ruslan AG
Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Tragis! Laka di Parungkuda Akibatkan Sopir Truk Terjepit 
Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Sukabumi Semprot Langsung Area Puskesmas Palabuhanratu
Ruas Loji-Geopark Tertutup Banjir dan Tiang Roboh, Akses Lalu Lintas Terganggu
Debit Sungai Melonjak Jelang Petang, Petugas Sisir Titik Rawan Banjir
Air Sungai Naik Drastis, Sejumlah Kampung di Palabuhanratu Terendam
DLH Sukabumi Beberkan Fakta Lingkungan, Dua Kecamatan Mulai Krisis Air
Nelayan Sukabumi Tercekik BBM, Dinas Perikanan Soroti Solar Subsidi yang Menyusut
BBM Industri Langka, Nelayan Palabuhanratu Sukabumi Menjerit

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:27 WIB

Tragis! Laka di Parungkuda Akibatkan Sopir Truk Terjepit 

Senin, 25 Mei 2026 - 10:53 WIB

Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Sukabumi Semprot Langsung Area Puskesmas Palabuhanratu

Senin, 25 Mei 2026 - 00:01 WIB

Ruas Loji-Geopark Tertutup Banjir dan Tiang Roboh, Akses Lalu Lintas Terganggu

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:07 WIB

Debit Sungai Melonjak Jelang Petang, Petugas Sisir Titik Rawan Banjir

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:05 WIB

Air Sungai Naik Drastis, Sejumlah Kampung di Palabuhanratu Terendam

Berita Terbaru