Kecamatan Cibitung Punya Destinasi Wisata Unggulan Curug Cikaso dan Leuwi Kokok

Kamis, 7 Desember 2023 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kecamatan Cibitung berada di Pesisir Selatan Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Di kecamatan tersebut terdapat beberapa destinasi wisata yang eksotis dan kerap menjadi destinasi wisata. Salah satunya wisata alam air terjun atau dalam bahasa daerah dikenal dengan nama curug, leuwi atau lubuk.

Wisata yang menjadi primadona di Kecamatan Cibitung ini Diantara yang populer adalah Curug Cikaso dan Leuwi Kokok.

Curug Cikaso, sebuah objek wisata air terjun yang terletak di kampung Ciniti, Desa Cibitung, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Nama asli air terjun ini sebenarnya adalah Curug Luhur, namun kebanyakan orang menyebutnya Curug Cikaso.

Memiliki ukuran lebar 100 meter dan ketinggian sekitar 30 meter,  Camat Cibitung Anna Rudianugraha  mengatakan, Curug Cikaso ini terdiri dari tiga titik aliran air dengan dasar air terjun berbentuk kolam yang berisikan air jernih berwarna biru kehijauan.

Dua aliran air terjun tersebut sangat jelas terlihat, sedangkan satu aliran lagi terlihat agak bersembunyi di balik tebing.

“Ketiga air terjun tersebut memiliki nama masing-masing yaitu sebelah kiri bernama Curug Aseupan, tengah bernama Curug Meong, sedangkan yang paling kanan bernama Curug Aki,” ungkapnya, Kamis (7/12/2023).

Wisata berikutnya yaitu Leuwi Kokok, wisata Sukabumi satu ini berada di Blok Hutan Cikuda, Kampung Simpangdago,  Desa Cibitung. Objek alam Leuwi Kokok menyajikan pesona menawan, sebuah pemandangan alam yang indah dihiasi pepohonan rimbun di sekitarnya.

Selain pariwisata, potensi yang dimiliki kecamatan Cibitung adalah sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan ikan tawar, pantai, kerajinan dan  kuliner

Tak hanya Curug Cikaso, ada beberapa destinasi yang terus dikembangkan seperti  Muara Cikaso, Muara Karangbolong, Laut Cikawung, panorama Puncak Pantun, hutan lindung Gunungbatu, Curug Taman dan Puncak Kekebet.

“Sementara kerajinannya ada anyaman daun pandan seperti tikar, tas, topi juga ada anyaman bambu, untuk kuliner khas  ada  opak ketan, noga suuk dan noga kelapa,” paparnya.

Reporter: Yandi Candra | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

8 Tahun Padjadjaran Anyar, Dari Nyukcruk Galur hingga Menjaga Warisan Karuhun
Desa Wisata Tegallega Disiapkan Jadi Magnet Baru Pariwisata Sukabumi Selatan
Tantri Kotak Puji Antusias Penonton Geopark Ciletuh, Insiden Pelukan Jadi Pengingat Soal Keamanan
Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
DPRD Dorong Syukuran Nelayan Ciwaru Jadi Penggerak Ekonomi dan Pelestarian Budaya Pesisir Sukabumi
Lihat Laut dari Dalam, Komunitas PENYU Sukabumi Buka Kelas Try Scuba untuk Pemula
447 Tahun Tak Lekang Zaman, Seren Taun Ciptamulya Masih Bertahan di Tengah Modernisasi
Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 18:46 WIB

8 Tahun Padjadjaran Anyar, Dari Nyukcruk Galur hingga Menjaga Warisan Karuhun

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:32 WIB

Desa Wisata Tegallega Disiapkan Jadi Magnet Baru Pariwisata Sukabumi Selatan

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:56 WIB

Tantri Kotak Puji Antusias Penonton Geopark Ciletuh, Insiden Pelukan Jadi Pengingat Soal Keamanan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:18 WIB

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:41 WIB

DPRD Dorong Syukuran Nelayan Ciwaru Jadi Penggerak Ekonomi dan Pelestarian Budaya Pesisir Sukabumi

Berita Terbaru