JURNALSUKABUMI.COM- Jasad Encop Sopiah (61), korban longsor akibat tertimpa reruntuhan rumahnya di Kampung Pamuruyan RT 02 RW 01 Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak Miky mengungkapkan, bahwa tewasnya Encop diduga dipicu hujan deras akibat pondasi rumah yang posisi berada di bantaran Sungai Cicatih, dihantam luapan sungai. Pondasi tergerus dan runtuh menimpah Encop yang sedang masak di dapur.
“Kemarin, dari sore hujan deras dan lama, kemudian dari hulu sungai Cicatih meluap menghantam pondasi rumah ibu Encop hingga ambruk dan menimpahnya,” kata P2BK Kecamatan Nagrak Miky kepada Jurnalsukabumi.com, Senin (04/12/2023).
Sambung Miky, jasad Encop di makamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Depok Cibodas Cisarua Nagrak, dan rencananya hari ini tim gabungan dari babinsa, Bhabinkamtibmas dan relawan Pemdes Cisarua akan merubuhkan retakan rumah korban yang saat ini masih menempel dan nyaris rubuh.
“Warga dan tim gabungan akan mengantarkan korban ke TPU Depok Cibodas Cisarua Nagrak, kemudian runtuhan rumah korban akan diratakan,” ujarnya.
Dikabarkan sebelumnya pondasi rumah milik Encop Sopian longsor hingga pondasi miliknya ambruk dan menimpah Encop yang sedang berada di dapur, di Kampung Pamuruyan Rt 02/01 Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Minggu (03/12).
Reporter: Ifan | Redaktur: Usep Mulyana












