JURNALSUKABUMI.COM – Lembaga Permasyarakatan (Lapas) kelas IIB Sukabumi baru saja berganti kepemimpinan. Kepala Lapas yang sebelumnya dijabat Christo Victor Nixon Toar kini resmi beralih ke tangan Gatot Harisaputro.
Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Jawa Barat Kusnali mengatakan, pada siang ini sekaligus pisah sambut dan sertijab dari kalapas lama ke kalapas baru di Lapas kelas IIB Sukabumi.
“Pada hari ini tanggal 23 Oktober 2023 sesuai dengan keputusan Menteri Hukum dan HAM bahwa Kalapas kelas IIB Sukabumi mendapat promosi menjadi Kalapas kelas IIA Karawang,” kata Kusnali di Gedung Grand Sulanjana, Sukabumi, Senin (23/10/2023).
Dia berpesan kepada Kepala Lapas kelas IIB Sukabumi yang baru yakni Gatot Harisaputro untuk bisa melanjutkan estafet kepemimpinan sebelumnya. Sebab mutasi dan promosi jabatan menurutnya merupakan hal yang lumrah demi kemajuan dan penyegaran di sebuah organisasi.
“Oleh karena itu, pada kesempatan siang hari ini kami melaksanakan serah terima jabatan dari kepala lembaga pemasyarakatan yang lama kepada kalapas baru,” jelasnya.
Dia juga mengimbau, selalu mewaspadai adanya peredaran gelap narkoba jaringan lapas karena beberapa kasus telah terjadi di Lapas Kelas IIB Sukabumi.
“Besar harapan saya juga untuk kalapas baru bisa meneruskan apa yang menjadi program pak kalapas lama. Hal-hal yang baik dilanjutkan hal-hal yang kurang baik tentu harus ditingkatkan sehingga Lapas Kelas IIB Sukabumi tetap aman, kondusif serta produktif,” kata dia.
Sementara itu eks Kalapas Kelas IIB Sukabumi yang kini menjadi Kalapas Kelas IIA Karawang, Christo Victor Nixon Toar menitipkan pesan khusus kepada Gatot Harisaputro terkait peredaran narkoba di dalam lapas.
Menurutnya, hal tersebut perlu pengawasan yang ketat sebab peluang terjadinya peredaran narkoba di Lapas dinilai rentan. Terlebih Lapas Kelas IIB Sukabumi letaknya langsung berdekatan dengan jalan raya.
“Pesan khusus hati-hati dan waspada ruang lingkup Lapas Sukabumi ini kan kecil dan bisa dilihat teman-teman di jalan sudah dekat dengan jalan ya pasti di dalam banyak peredaran narkoba karena banyak sekali pelemparan pelemparan yang kadang kadang kita tidak tahu,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Kalapas Kelas IIB Gatot Harisaputro mengatakan akan selalu melakukan deteksi dini guna memberantas peredaran narkoba jaringan lapas.
“Untuk program, yang pertama saya akan tetap melanjutkan apa yang telah dilakukan oleh Pak Christo yang sudah luar biasa, kedua kita berproses mendukung program juga dari Kanwil kemudian direktorat, Dirjen Pas. Seperti biasa ada selalu dibilang direktorat pemasyarakatan deteksi dini, berantas narkoba, sinergitas,” terang dia.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: AA Rohman






