Inflasi di Kota Sukabumi Terkendali, Bappeda Imbau Tetap Waspada

Kamis, 12 Oktober 2023 - 14:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, menyebutkan inflasi pada September 2023 menunjukkan penurunan dibanding bulan sebelumnya atau terkendali.

Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda Kota Sukabumi, Erni Agus Riyani mengatakan, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sukabumi pada September 2023 terjadi inflasi 2,78 persen secara tahun ke tahun (yoy) atau 0,23 persen secara bulan ke bulan (mtm).

“Sebelumnya pada Agustus 2023, Kota Sukabumi tercatat mengalami inflasi 3,91 persen. Pada bulan sebelumnya, inflasi pada September 2023 tetap terjaga dalam kisaran sasaran 3,0±1 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 115,74,” kata Erni beberapa waktu lalu dalam keterangannya, dikutip Kamis (12/10/2023).

Kendati demikian, dia menyampaikan, agar tidak terlena dan tetap waspada dengan angka inflasi yang terkendali ini. Sebab, inflasi masih dapat berdampak pada harga pangan, barang, dan jasa.

“Terlebih lagi, Kota Sukabumi saat ini sedang menghadapi puncak El Nino, yang berarti adanya potensi kekeringan yang dapat mempengaruhi produksi tanaman dan ketersediaan bahan pangan,” jelasnya.

Ia menerangkan, beberapa komoditas yang perlu diperhatikan dari sisi pangan adalah beras, gula pasir, bawang putih, jagung dan cabai.

“Beras menjadi penyumbang inflasi terbesar dengan andil sebesar 0,51 persen. Selain itu, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga juga memberikan kontribusi inflasi sebesar 0,10 persen. Transportasi juga ikut menyumbang inflasi sebesar 0,58 persen,” papar dia.

Lebih lanjut, Bappeda Kota Sukabumi terus menjalin koordinasi dengan BPS sebagai penyedia data update dalam menyusun rilis resmi berita perekonomian.

Sebagai anggota Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Bappeda juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya untuk memantau kondisi di lapangan, terutama dalam hal stabilitas pasokan pangan.

“Seluruh instansi terkait bekerja sama untuk mengawasi dan mencegah praktik penimbunan barang serta penyimpangan harga guna menjaga inflasi tetap terkendali dan mengamankan kebutuhan masyarakat,” tutupnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: AA Rohman

Berita Terkait

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi
Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa
Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak
Temuan Mayat di Bawah Tol Bocimi Gegerkan Warga Ciambar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:51 WIB

30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi

Berita Terbaru

HEADLINE

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Okt 2026 - 14:12 WIB