Respon Warga Soal Kenaikan BBM Non Subsidi di Sukabumi

Rabu, 1 Maret 2023 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Hari pertama pada Maret ini, Pertamina umumkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi pada Rabu (1/3/2023).

BBM non subsidi yang mengalami kenaikan diantaranya jenis Pertamax (RON 92) dan Pertamax Turbo (RON 98). Dua jenis ini harganya melonjak di sejumlah provinsi termasuk Jawa Barat, termasuk juga di Kota Sukabumi. Harga pertamax naik menjadi Rp13.300, dari sebelumnya Rp12.800 per liter

Dari pantauan di SPBU Pertamina Situ Awi yang berlokasi di Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, antrean kendaraan cukup ramai, namun di pengisian BBM jenis Pertalite.

Untuk antrian di pengisian Pertamax, terpantau hanya ada sejumlah kendaraan yang datang bergantian.

“Baru tahu (harga naik) tadi soalnya. Baru tahu banget ini juga dikasih tahu. Kan naiknya dikit ya tiba-tiba turun terus naik lagi sekarang naik lagi kan, naiknya dikit sih ya seribuan ya,” ungkap salah seorang pengendara motor, Indra.

Menurutnya, informasi kenaikan BBM non subsidi walau dirasa mendadak namun tidak begitu memberatkan. Dia berujar, alasan sejauh ini masih menggunakan Pertamax karena dalam proses pengisian tidak menyita waktu yang lama karena antrian.

“Ngelihat keuangan sih ya. Tapi sebenarnya sih, satu kalau Pertamax kan ga nyita waktu kalau Pertalite pasti ngantri di mana-mana,” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang petugas SPBU yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, pembeli BBM jenis Pertamax di SPBU Situ Awi sejauh ini belum mengalami penurunan.

“Antrean Pertamax masih kaya biasa, soalnya kebanyakan belum pada tahu. Kayaknya tadi mulai naiknya pas jam 12 malam,” jelasnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

DPRD Mulai Bedah Penyertaan Modal Perumda Pesona Pariwisata dan Aturan Ketenagakerjaan
IPDN Gandeng Hergun Siapkan UMKM Tembus Pasar Digital di Sukabumi
Sampah Jadi Bahan Bakar! Wamenko: Hasil Pengolahan RDF Berpotensi Penuhi Kebutuhan Pabrik Semen
BPR Sukabumi Ingatkan Bahaya Bank Emok, Pinjaman Cepat Bisa Berujung Tercekik
Tabungan Tahara dan Siwajar Makin Diminati, BPR Sukabumi Catat Pertumbuhan Positif
Paripurna DPRD, Penyampaian Perubahan Perumda AMTJM Menjadi Perseroda
Tahun Ajaran Baru Jadi Momentum Menabung, Minat Tabungan SiWajar di BPR Sukabumi Meningkat
BPOM Apresiasi Otsuka, Pabrik di Pasuruan Jadi Contoh Penerapan Keamanan Pangan Nasional

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:04 WIB

DPRD Mulai Bedah Penyertaan Modal Perumda Pesona Pariwisata dan Aturan Ketenagakerjaan

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:07 WIB

IPDN Gandeng Hergun Siapkan UMKM Tembus Pasar Digital di Sukabumi

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:18 WIB

Sampah Jadi Bahan Bakar! Wamenko: Hasil Pengolahan RDF Berpotensi Penuhi Kebutuhan Pabrik Semen

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:35 WIB

BPR Sukabumi Ingatkan Bahaya Bank Emok, Pinjaman Cepat Bisa Berujung Tercekik

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:27 WIB

Tabungan Tahara dan Siwajar Makin Diminati, BPR Sukabumi Catat Pertumbuhan Positif

Berita Terbaru