JURNALSUKABUMI.COM – Ketua DPC Gerindra Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara, mengatakan, bahwa kontestasi politik 2024, bukanlah medan peperangan dan perkelahian antar kontestan untuk mencapai tujuan politiknya.
Demikian disampaikan Yudha dalam sambutannya saat HUT Gerindra ke-15, di Grand Sulanjana Km 3,5 Wanasari Selabintana, Rabu (8/2/23).
“Pada 2024 itu bukan ajang pertempuran dan bukan ajang perkelahian. Tapi lebih dari sebuah ruang konstitusi yang harus kita amankan, guna mencetak pemimpin-pemimpin unggul baik di legislatif maupun eksekutif,” jelasnya. 
HUT ke-15 Gerindra kata Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi itu, merupakan sebuah energi positif untuk menjalin komunikasi dengan sesama kader, organisasi sayap partai, relawan bahkan segenap partai politik lain agar tercipta kedamaian sehingga menjadi teladan yang baik bagi masyarakat.
“Dalam momentum HUT Gerindra yang ke-15 ini, partai politik, ormas, OKP dan elemen masyarakat lainnya bisa berkomunikasi dan bersilaturahmi dengan Partai Gerindra baik secara kekeluargaan maupun secara politik,” ujar Yudha.
Dia juga mengakui, di usia ke-15 tahun ini, kinerja partai masih belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi masyarakat. Tentu saja, masih membutuhkan kolaborasi dan sebuah kekuatan hati untuk memajukan partai besutan Prabowo Subianto di masa yang akan datang.
Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi ujarnya, membutuhkan supporting-supporting, kemenangan-kemenangan dan strategi-strategi untuk kembali memenangkan pemilu di Kabupaten Sukabumi.
Di usia yang menginjak usia ke-15 tahun ujarnya, diharapkan kian menambahkan kedewasaan dan kesantunan politik. Hal itu yang sudah ditunjukkan oleh Ketua Umum sekaligus Dewan Pembina Gerindra, H. Prabowo Subianto.
“Begitu besarnya cinta beliau kepada bangsa dan negara, beliau bersedia untuk untuk menjalin berkolaborasi dan berkoalisi dengan kekuatan politik lain. Termasuk di Kabupaten Sukabumi, kita jangan alergi dengan yang namanya koalisi,” kata Yudha.
Menurutnya, semua kader yang hadir dalam HUT ke-15 bukanlah seorang politisi tapi lebih besar dari itu yaitu sosok pejuang politik. Tegas dia meminta, agar kader Gerindra jangan pernah berbohong. Kalaupun harus berjanji pada suatu kesempatan nanti, maka janjinya harus benar-benar terukur.
“Kekuatan dari mulai anak ranting hingga DPC harus memperkuat dan mengintensifkan komunikasi dengan masyarakat. Yang penting diperjuangkan saat ini adalah di 2024 Pak Prabowo harus jadi next presiden,” tegasnya.
Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Sukabumi, yang juga sebagai Ketua DPD Golkar Kabupaten Sukabumi, H. Marwan Hamami, menuturkan, bahwa berbicara usia pembinaan, usia 15 tahun tersebut masuk ke dalam golden age.
Menurutnya, sistem pengkaderan di Partai Gerindra berjalan sangat baik. Setiap kader janganlah surut ketika sistem perpolitikan berubah. Dengan demikian setiap kader harus selalu siap dalam situasi apapun.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris DPD Gerindra Jabar Abdul Harris Bobihoe, para kader dari seluruh PAC se-Kabupaten Sukabumi, jajaran pengurus, anggota legislatif, organisasi sayap partai dan para relawan. Tak ketinggalan turut hadir para ketua partai dari PDI Perjuangan, Golkar, Nasdem, Demokrat, PAN, PKS, PKB dan PPP.
Redaktur: Usep Mulyana












