Angin Kencang Terjadi di Tiga Kecamatan Ini, BPBD Terjunkan Tim Satgasus

Sabtu, 4 Februari 2023 - 10:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mencatat, ada tiga kecamatan dilanda angin kencang hingga pukul 10.00 WIB, Sabtu (04/02/2023).

Manager Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna mengatakan, tiga kecamatan tersebut yakni di Kecamatan Cibadak, Cicantayan dan Bojonggenteng.

“Sesuai laporan yang kami terima hingga pukul 10.00 WIB tadi, ada tiga kecamatan dilaporkan dilanda angin kencang,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com.

Sebagai langkah cepat, BPBD selain sudah menerjunkan Petugas Penangulan Bencana Kecamatan (P2BK), juga sudah menerjunkan Satgas Khusus (Satgasus) BPBD Kabupaten Sukabumi ke beberapa titik kejadian.

“Saat data masuk pun kami sudah menginstruksikan Satgasus BPBD untuk segera ke lokasi dan dibantu oleh petugas P2BK masing-masing,” jelas Daeng.

Adapun dari beberapa bencana angin kencang ini, sampai sekarang petugas masih melakukan penanganan dan pendataan.

“Untuk informasi kerugian dan data jelasnya masih pendataan. Namun, alhamdulilah untuk korban jiwa belum ada laporan,” tutup Daeng.

Terpisah, salah satu lokasi terparah yakni terjadi di Kecamatan Cibadak. Informasinya, sebanyak lima warung makanan siap saji di Kampung Sekarwangi, Kelurahan/ Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi mengalami rusak parah dihantam angin kencang.

“Kejadiannya tadi sekira pukul 06.00 WIB. Saat sedang melayani pembeli tiba-tiba cuaca gelap disusul dengan angin kencang, tak lama atap samping warung miliknya ambruk, kemudian disusul warung saya,” ujar pemilik warung bubur ayam Ani Nuryani (48).

Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi
Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa
Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak
Temuan Mayat di Bawah Tol Bocimi Gegerkan Warga Ciambar
Warga Nagrak Meregang Nyawa di Dalam Sumur
Tragis! Ayah dan Anak Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal di Panenjoan Ciemas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:51 WIB

30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi

Rabu, 30 September 2026 - 19:53 WIB

Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa

Rabu, 30 September 2026 - 17:38 WIB

Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak

Selasa, 29 September 2026 - 18:10 WIB

Temuan Mayat di Bawah Tol Bocimi Gegerkan Warga Ciambar

Berita Terbaru