Truk Pengangkut Limbah B3 Terperosok ke Jurang Cemari Ekosistem Lingkungan

Sabtu, 14 Januari 2023 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Limbah batu bara yang bercecer akibat adanya truk terguling di Kampung Bungur, RT. 16/04, Desa Bojongjengkol, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi berdampak pada rusaknya ekosistem lingkungan sekitar.

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jabar, Meiki W. Paendong mengatakan, limbah batu bara atau dikenal bottom ash termasuk limbah beracun dikategorikan limbah B3.

“Memang pertama yang harus dicermati adalah, 1 limbah batu bara ini hasil pembakaran batu bara ini masih masuk kategori limbah B3 bahan beracun apalagi berasal dari industri atau pabrik,” ujar Meiki W. Paendong, Sabtu (14/1/2023).

Menurut ia, adanya limbah bahan berbahaya yang bercecer ke media lingkungan perlu adanya penanganan seperti pemulihan tanah. Sebab, bila dibiarkan racun racun yang berasal dari limbah itu bisa terinfiltrasi kedalam tanah disaat turun hujan.

“Yang artinya ya perlu ada tindak lanjut pemulihan, karena sangat ada dampak jika dibiarkan,” terangnya.

Selain itu lanjut ia, ada dampak-dampak lain akibat bercecernya limbah B3. Seperti halnya berpotensi mengganggu ekosistem dan aspek ekologi yang ada. Ia meminta, diperlukan bioremediasi.

“Contoh tanaman yang itu menjadi pakan hewan, baik hewan liar maupun hewan ternak itu tercemar oleh limbah-limbah ini. Kemudian dimakan misalnya oleh ternak atau hewan yang hidup di sekitar daerah yang terkena limbah itu,” paparnya.

Terlebih kata ia, adanya kejadian kecelakaan itu dari segi regulasi pengangkutannya pun diatur harus diangkut oleh jasa pengangkutan yang berizin.

“Melihat kasus ini perlu dicermati juga itu pengangkutannya dilakukan oleh pihak ketiga yang berizin atau tidak, karena kalau tidak berarti sudah ada pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan penghasil limbah,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, sebuah truk pengangkut limbah batu bara, terperosok hingga masuk jurang di ruas Jalan Lengkong- Jampangtengah, tepatnya di Kampung Bungur, RT 16/04, Desa Bojongjengkol, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, Kamis (12/01/2023).

Truk Mitsubhisi dengan nomor polisi A 9733 B tersebut mengalami kecelakaan tunggal sekira pukul 04.00 WIB. Kecelakaan bermula saat truk fuso yang dikendarai Jumadi (44) asal warga Link Babakan Turi, RT. 05/02, Desa Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Provinsi Banten melintas dari arah wilayah Kecamatan Lengkong menuju Cilegon Banten.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug
Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil
Jalan Kampung Bojongkopi Longsor Empat Tahun Lalu, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan
Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak
Sejumlah Indomaret di Sukabumi Mendadak Tutup, Warga Bingung Ada Apa?
Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda
Tragis! Laka di Parungkuda Akibatkan Sopir Truk Terjepit 
Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Sukabumi Semprot Langsung Area Puskesmas Palabuhanratu

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:23 WIB

Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:38 WIB

Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:01 WIB

Jalan Kampung Bojongkopi Longsor Empat Tahun Lalu, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan

Senin, 1 Juni 2026 - 15:10 WIB

Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:00 WIB

Sejumlah Indomaret di Sukabumi Mendadak Tutup, Warga Bingung Ada Apa?

Berita Terbaru