Imigrasi Sukabumi Turun Tangan, Cegah Covid-19

Kamis, 26 Maret 2020 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kebijakan pemerintah melarang segala bentuk pengumpulan masa guna mengurangi gejolak wabah Covid -19, direspon cepat pihak Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi, dengan melakukan pembatasan layanan keimigrasian, sebagaimana dikatakan Nurudin Kepala Kantor Imigrasi Sukabumi, kamis (26/03/20).

“Kita melaksanakan arahan Plt. Dirjen Imigrasi untuk melakukan pembatasan penerbitan pembuatan paspor ” kata Nurudin.

Ia menambahkan, pembatasan layanan ini sengaja dilakukan untuk mencegah gejolak wabah.

“Untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 dilingkungan kantor imigrasi,” sambungnya.

Pihaknya mengaku pembatasan pembuatan pasfor tersebut ditempuh berdasarkan kebijakan bagi warga yang benar membutuhkan layanan.

“Bagi orang sakit yang tidak bisa ditunda pencegahannya dan orang dengan kepentingan yang tidak dapat ditunda,” katanya.

Nurudin menambahkan tak perlu datang langsung,semua warga bisa melakukan melalui call center untuk menghindari kerumunan.

“Silahkan dapat menghubungi hotline nomor kami, (0266) 243900 atau 08111115945,” terangnya

Bahkan, bagi warga negara asing dirinya menyebut tak perlu resah mengajukan perpanjangan izin tinggal dalam kondisi darurat seperti ini.

“Oang asing yang masuk ke Indonesia setelah 5 pebruari tahun ini, untuk tidak perlu mengajukan permohonan izin tinggal sebab bila terjadi overstay akan diberi biaya beban sesuai aturan,” ujar Nurudin

Kepala Kantor Imigrasi Sukabumi juga mengajak seluruh warga Kota dan Kabupaten Sukabumi hingga Cianjur untuk bersama-sama mengikuti kebijakan pemerintah agar senantiasa tinggal dirumah saat ini ” saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tinggal dirumah kecuali untuk kepentingan yang sangat mendesak ” tandas Nurudin kepada Jurnalsukabumi.com belum lama ini

Reporter: Hendi
Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah
RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi
Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi
Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi
Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas
Dinas Perikanan Ungkap Rumpon Jadi Persoalan Baru Nelayan Sukabumi, Perizinan Dinilai Terlalu Rumit
Dua Institusi Bersinergi, Kapolres Sukabumi Kota Sambangi Makodim 0607
Siapa Sangka! Bangunan yang Tampak Kumuh Ini Ternyata Dapur MBG, Warga Mengaku Terkejut

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:42 WIB

BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:15 WIB

RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:38 WIB

Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:05 WIB

Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:46 WIB

Dinas Perikanan Ungkap Rumpon Jadi Persoalan Baru Nelayan Sukabumi, Perizinan Dinilai Terlalu Rumit

Berita Terbaru