JURNALSUKABUMI.COM – Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) atau yang dikenal dengan julukan Kampus Biru, meluncurkan WebApp Digitalisasi Pengembangan Potensi Desa (DI-PEPOD).
Peluncuran tersebut dihadiri oleh para pihak yang terlibat dalam program, di antaranya pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Pengelola Wisata, perangkat desa, kemahasiswaan dan Tim Task Force dari UMMI.
Kepala Biro Kemahasiswaan UMMI, Syarif Firdaus mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan 2022 (PPK ORMAWA).
“Kegiatan ini didanai oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi, bertempat di Desa Nagrak Selatan, Kabupaten Sukabumi,” ujar Syarif kepada jurnalsukabumi.com , Selasa (3/1/23).
Program yang digagas dari Bulan Juni itu melibatkan 8 mahasiswa Teknik Informatika serta 2 mahasiswa Administrasi Bisnis UMMI.
“Program yang telah dilaksanakan oleh Tim PPK Ormawa HMIF ini sangat membantu Desa Nagrak Selatan yang akan ditunjuk oleh kabupaten sebagai Desa Digital,” kata Sekretaris Desa Nagrak, Aris Sundara.
Pada momen yang sama, Ketua team program, Adam Ramdan menjelaskan bahwa web itu di buat untuk beberapa sektor di Desa Nagrak Selatan.
“Ya betul dibuat untuk beberapa sektor seperti UMKM, wisata, profile desa dan informasi lainnya yang berkaitan dengan desa tersebut,” terangnya.
Terakhir, Adam mengaku mendapat banyak pengalaman dan hal positif yang bisa Ia ambil selama program tersebut berjalan.
“Semoga di tahun 2023 ini dari Teknik Informatika ada yang lolos lagi,” harapnya.
Reporter: CR6 | Redaktur: Ujang Herlan












