Distan Kab Sukabumi Bangun Infrastruktur Penunjang bagi Petani di Palabuhanratu

Jumat, 4 November 2022 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi mengalokasikan bantuan anggaran hibah dari kementrian untuk pembangunan infrastruktur di wilayah Kampung Pasirhonje, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu.

Sekretaris Dinas Pertanian Denis Eriska melalui Kepala UPTD Pertanian Wilayah Palabuhanratu, Ira Nuryanti SP mengatakan, Pengerjaan infrastruktur yang di tunjukkan bagi Kelompok Tani (Poktan) Karya Bakti I itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022, dialokasikan untuk pembangunan jalan usaha tani sepanjang 380 meter dan lebar 2 meter.

“Ini merupakan program pembangunan infrastruktur pertanian yang berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan produksi pertanian dan menjaga stabilitas pangan. Namun, pembangunannya diprioritaskan di wilayah pertanian yang potensial dan berdasarkan calon penerima calon lokasi (CPCL),” ujar Ira Nuryanti SP, Jumat (4/11/2022).

Menurut ia, pembangunan tersebut dapat membantu kelancaran lalu lintas angkutan hasil pertanian bagi seluruh anggota kelompok di setiap musim panen. Sebab, di lokasi tersebut belum memiliki akses jalan khusus untuk bongkar muat hasil pertanian.

“Pengajuan ini kurang lebih selama tiga tahun akhirnya terealisasi. Alhasil para petani dapat menikmati Karena hasil pertanian yang akan dikirim ke gudang penampungan atau luar daerah akan lebih cepat dan tepat waktu,” terangnya.

Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah melalui dinas Pertanian bakal mengajukan kebutuhan penunjang lainnya, apalagi menghadapi musim kemarau, karena mayoritas petani di wilayah tersebut mengandalkan air hujan (tadah hujan).

“Ada permintaan pembangunan sumur bor dan pompa air dari Poktan, kami Dinas Pertanian akan berupaya mengusulkan bantuan ke pemerintah pusat. Karena kegiatan yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur berkelanjutan dibiayai oleh APBN,” tuturnya.

Ia menyebut, keberadaan sumur bor dan pompa air sangat vital untuk mengairi lahan pertanian jika musim kemarau tiba. “Kelompok tani yang bersangkutan harus membuat proposal usulan bantuan. Insya Allah, untuk kepentingan petani akan kami perjuangkan,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Usep Mulyana 

Berita Terkait

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat
Tak Sekadar Naik Tingkat, Atlet Tarung Derajat Sukabumi Digembleng Bidik Porda Jabar
Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 
DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali
DLH Sukabumi Bongkar Dugaan Pengelolaan Sampah Ilegal di Palabuhanratu
Kadiskominfosan: SMSI Sukabumi Raya Diharapkan Jadi Motor Penggerak Media Siber Profesional
Jelang Musda MUI 2026, Diaga Muda Indonesia Sukabumi Raya Serukan Ukhuwah Islamiyah
BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:28 WIB

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat

Senin, 20 Juli 2026 - 15:47 WIB

Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 

Senin, 20 Juli 2026 - 12:05 WIB

DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:11 WIB

DLH Sukabumi Bongkar Dugaan Pengelolaan Sampah Ilegal di Palabuhanratu

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:22 WIB

Kadiskominfosan: SMSI Sukabumi Raya Diharapkan Jadi Motor Penggerak Media Siber Profesional

Berita Terbaru