Jalan Butut Masih Menghantui Sukabumi, PU Ungkap Kebutuhan Rp1,6 Triliun

Minggu, 13 September 2026 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Masyarakat Kabupaten Sukabumi masih harus bersabar untuk melihat seluruh jaringan jalan daerah dalam kondisi mantap. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi mengungkap sekitar 400 kilometer jalan masih membutuhkan rekonstruksi dengan estimasi anggaran mencapai Rp1,6 triliun.

Besarnya kebutuhan tersebut menjadi gambaran bahwa persoalan jalan di Kabupaten Sukabumi tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat. Selain panjangnya ruas yang harus ditangani, kemampuan fiskal daerah juga menjadi tantangan bagi pemerintah.

Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, mengatakan angka Rp1,6 triliun dihitung berdasarkan kebutuhan rekonstruksi sekitar Rp4 miliar untuk setiap kilometer jalan.

“Karena kita sebetulnya 400 kilometer harus rekonstruksi. Kalau kali Rp4 miliar per kilometer saja sudah Rp1,6 triliun,” ujar Uus.

Menurut Uus, kondisi tersebut membuat penanganan jalan harus dilakukan secara bertahap. APBD Kabupaten Sukabumi belum mampu menanggung seluruh kebutuhan rekonstruksi tersebut sekaligus.

Karena itu, Dinas PU tidak hanya mengandalkan anggaran daerah. Komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat terus dilakukan untuk mendapatkan dukungan pembiayaan pembangunan infrastruktur.

“Fiskal kita terbatas, maka bertahap. Makanya kita komunikasi dengan Pemerintah Provinsi, komunikasi dengan Pemerintah Pusat,” katanya.

Dukungan dari pemerintah pusat pun mulai masuk melalui sejumlah program. Di antaranya penanganan dua ruas jalan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah atau Inpres Jalan Daerah, serta penanganan lima paket daerah irigasi.

Di tengah kebutuhan penanganan yang masih besar, PU menyebut kondisi kemantapan jalan Kabupaten Sukabumi terus mengalami peningkatan.

Berdasarkan data tahun sebelumnya, tingkat kemantapan jalan berada di angka 62,41 persen. Pada 2026, penanganan yang dilakukan pemerintah meningkatkan capaian tersebut sekitar 3,5 persen.

Angka itu menjadi bagian dari upaya PU mengejar target kemantapan jalan sebesar 70 persen pada 2028.

Namun, Uus menegaskan pekerjaan PU tidak selesai ketika sebuah ruas jalan sudah diperbaiki. Jalan yang telah dibangun juga membutuhkan pemeliharaan agar kualitasnya tidak kembali menurun.

“Kalau jalan itu tahun ini dibangun, tahun depan itu harus dianggarkan untuk pemeliharaan rutin supaya menjaga kualitas. Kemudian tahun berikutnya ada berkala. Kalau tidak, turun kualitasnya,” jelasnya.

Persoalan tersebut turut menjadi bagian yang diperkenalkan Dinas PU kepada masyarakat melalui Sukabumi Expo 2026 di Lapangan Cangehgar, Kecamatan Palabuhanratu.

Mengusung tagline Jalan Leucir, Caang Ngalir, PU ingin masyarakat mengetahui pekerjaan yang dilakukan pemerintah, sekaligus memahami bahwa pembangunan infrastruktur membutuhkan proses, anggaran dan pemeliharaan yang berkelanjutan.

Uus mengatakan, infrastruktur memiliki kaitan langsung dengan aktivitas masyarakat. Jalan yang baik dibutuhkan untuk mendukung mobilitas, sementara irigasi dan sumber daya air juga berhubungan dengan berbagai sektor kehidupan.

“Karena kewenangan kita adalah mengelola irigasi, sumber daya air, dan infrastruktur jalan. Kedua-duanya berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat, kemakmuran masyarakat di bidang ekonomi, politik, sosial, pendidikan, budaya dan sebagainya,” ujar Uus.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Mau Buka Rekening BPR Sukabumi? Kini Bisa Langsung atau Lewat Aplikasi SIMPEN
Komunitas PENYU Tanam Terumbu Karang hingga Mangrove di Area PLTU Pelabuhan Ratu
Deklarasi Anti Narkoba, KNPI Palabuhanratu Gaungkan Gerakan Pemuda Bersinar
14 SPPG di Kabupaten Sukabumi Disuspend, BGN Ungkap Beragam Penyebab
KSPPG se-Wilayah III Sukabumi Dikumpulkan di Cibadak, Pengelolaan Dana MBG Diperketat
Periode Apit Haeruman Berakhir, IJTI Sukabumi Raya Siapkan Pergantian Ketua
Jangan Cuma Keliling di Sukabumi Expo, Ada Layanan Konsultasi Hukum Gratis di Stand Setda
Pencari Kerja Wajib Mampir, Ribuan Lowongan Tersedia di Job Fair Disnakertrans di Palabuhanratu 

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 14:27 WIB

Mau Buka Rekening BPR Sukabumi? Kini Bisa Langsung atau Lewat Aplikasi SIMPEN

Minggu, 13 September 2026 - 13:56 WIB

Jalan Butut Masih Menghantui Sukabumi, PU Ungkap Kebutuhan Rp1,6 Triliun

Minggu, 13 September 2026 - 11:18 WIB

Komunitas PENYU Tanam Terumbu Karang hingga Mangrove di Area PLTU Pelabuhan Ratu

Sabtu, 12 September 2026 - 18:59 WIB

Deklarasi Anti Narkoba, KNPI Palabuhanratu Gaungkan Gerakan Pemuda Bersinar

Jumat, 11 September 2026 - 20:53 WIB

14 SPPG di Kabupaten Sukabumi Disuspend, BGN Ungkap Beragam Penyebab

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam