JURNALSUKABUMI.COM – Upaya menjaga ekosistem laut terus dilakukan Komunitas Penggiat Konservasi Nyelam Sukabumi (PENYU). Tidak hanya melakukan pembibitan dan penanaman terumbu karang, komunitas ini juga ikut mendorong penghijauan kawasan pesisir melalui penanaman mangrove.
Untuk pembibitan sekaligus penanaman terumbu karang, kegiatan dilakukan di perairan sekitar PLTU Pelabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi beberapa hari lalu.
Kegiatan konservasi tersebut dilakukan langsung di bawah laut dengan melibatkan Pengawas Komunitas PENYU, Apra, yang didampingi Wan Wan. Keduanya melakukan penyelaman pada kedalaman sekitar 2 hingga 5 meter untuk melakukan penanaman bibit terumbu karang.
Penanaman tersebut ditujukan untuk membantu memulihkan sekaligus menjaga ekosistem laut agar dapat menjadi habitat bagi berbagai biota.
“Dalam pelaksanaannya, Kami dari Komunitas PENYU menggandeng PLN Indonesia Power UBP Jabar 2 Pelabuhanratu, beserta dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi,” kata Apra, Minggu (13/9/2026).
Apra mengatakan, pembibitan terumbu karang menjadi salah satu langkah konkret dalam menjaga keberlangsungan ekosistem bawah laut. Penanaman dilakukan dengan turun langsung ke lokasi sehingga kondisi terumbu karang dan lingkungan sekitarnya dapat dipantau.
“Penyelaman dilakukan pada kedalaman sekitar 2 sampai 5 meter. Dari kedalaman tersebut, bibit terumbu karang ditanam pada area yang telah ditentukan agar dapat berkembang dan menjadi bagian dari ekosistem laut,” terangnya.
Namun, gerakan konservasi PENYU tidak berhenti di bawah permukaan laut. Komunitas ini juga melakukan penanaman mangrove dengan menggandeng Dinas Perikanan.
“Penanaman mangrove menjadi bagian penting dalam menjaga kawasan pesisir. Keberadaan mangrove memiliki fungsi ekologis, mulai dari menjadi habitat berbagai biota hingga membantu menjaga kawasan pesisir dari tekanan lingkungan,” jelas Apra.
Dengan menggarap dua ekosistem sekaligus, yakni terumbu karang dan mangrove, PENYU berupaya melihat konservasi secara lebih menyeluruh. Terumbu karang menjadi salah satu penopang kehidupan di laut, sementara mangrove berperan penting di kawasan pesisir.
Komunitas PENYU berharap pembibitan dan penanaman terumbu karang maupun mangrove dapat dilakukan secara berkelanjutan. Sebab, keberhasilan konservasi tidak hanya ditentukan dari proses penanaman, tetapi juga pemantauan dan perawatan setelah bibit berada di lapangan.
“Kolaborasi dengan PLN Indonesia Power UBP Jabar 2 Pelabuhanratu dalam pembibitan terumbu karang serta Dinas Perikanan dalam penanaman mangrove menjadi bagian dari upaya memperluas keterlibatan berbagai pihak dalam menjaga ekosistem laut dan pesisir Sukabumi,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan











