Warga Desa Benda Cicurug Demo PT Mulya Cemerlang Abadi

Senin, 31 Oktober 2022 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ribuan buruh dan warga Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi melakukan aksi unjuk rasa di halaman pabrik PT Mulia Cemerlang Abadi (MCA) Sukabumi, di Jalan Raya Siliwangi, Kilometer 24, RT 004/RW 002, Senin (31/10).

Aksi tersebut merupakan buntut dari keputusan perusahaan mem-PHK karyawannya yang berdomisili di sekitar pabrik. Penanggung jawab aksi, Handi Ozi, mengatakan, ia bersama warga dan buruh pabrik yang bergerak dalam bidang garmen ini, sengaja melakukan aksi demo sekaligus mogok kerja sebagai salah satu bentuk protes terkait adanya pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Ada dua tuntutan yang disampaikan. Pertama soal PHK karyawan, dan kedua tuntutan dari warga Kampung Babakan Sari RW 2 agar warganya bisa bekerja di pabrik tersebut,” kata Handi kepada Jurnalsukabumi.com.

Warga Kampung Babakan Sari, RW 02, yang lingkungannya berada di wilayah terdampak perusahaan menuntut agar tetap bisa bekerja di pabrik PT MCA selama perusahaan tersebut menjalakan aktivitas produksinya.

Sebelum melakukan aksi tersebut, sambung Handi, warga dan pihak perusahaan kerap melakukan negosiasi. Namun, hasilnya deadlock.

Untuk itu, ia bersama warga dan buruh yang bekerja di pabrik PT MCA mengancam akan terus melakukan aksi tersebut hingga tuntutan mereka semua terpenuhi oleh pihak perusahaan.

“Kesepakatannya, MoU sudah ada. Bahkan terakhir pada 31 Agustus 2022 untuk warga Babakan Sari minimal kontraknya aman sampai Desember 2022. Namun kenyataannya bukan, hanya di Agustus,” tutur Handi.

Kata Handi, pada September 2022 kemarin, ada 30 warga yang di-PHK. Kemudian dan pada Oktober 2022 sudah ada 59 orang yang di PHK.

“Bahkan bulan depan rencananya ada 100 orang untuk warga yang akan di PHK. Kalau kami tidak bergerak, warga kita semua habis di-PHK,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Benda, Riki Rachman, mengatakan, pihaknya mendampingi dan memfasilitasi yang menjadi aspirasi warga. Khususnya dari warga setempat yang bekerja di PT MCA Sukabumi ini.

“Kita kembali kepada izin lingkungan, kami mengizinkan kepada perusahaan di sini dengan salah satunya itu meminta agar bisa memprioritaskan warga kami untuk bisa bekerja di sini,” katanya.

Hingga berita ini disusun Jurnalsukabumi.com masih berusaha untuk meminta keterangan dari pihak perusahaan, dan hingga pukul 12.30 WIB ribuan karyawan masih berdiam di Halaman perusahaan.

Reporter: Ifan | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Rumah Bilik Bambu Milik Kakek 72 Tahun di Bojongpari Hangus Terbakar ‎
Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran
Di Balik Puing Ciptamulya, Mak Utiah Cari Sisa Barang dari Rumah yang Hilang
Nyaris Maut! Kendaraan Bak Angkut Orang Tertimpa Pohon di Cikakak
Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan
420 Jiwa Mengungsi Usai Kebakaran Ciptamulya, 70 Rumah Warga Ludes Terbakar
Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran
Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 10:37 WIB

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:54 WIB

Di Balik Puing Ciptamulya, Mak Utiah Cari Sisa Barang dari Rumah yang Hilang

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:28 WIB

Nyaris Maut! Kendaraan Bak Angkut Orang Tertimpa Pohon di Cikakak

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:56 WIB

Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:25 WIB

420 Jiwa Mengungsi Usai Kebakaran Ciptamulya, 70 Rumah Warga Ludes Terbakar

Berita Terbaru