JURNALSUKABUMI.COM – Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi memiliki potensi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Diperkirakan jumlahnya hingga 127 pelaku usaha berbagai bidang, khususnya dalam produk olahan makanan.
Salah satunya Lapis Bu Dessi dan beberapa produk makanan berbahan dasar olahan ikan yang dibuat oleh UKM yang tergabung dalam kelompok usaha bersama (Kube) Saluyu, berlokasi di Kampung Limbangan Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi.
“Kita ada yang diunggulkan salah satunya yang lapis itu, lapis Pandan Bu Dessi. Produk makanan dia sudah sampai ke luar kota dan lainnya, sekarang sudah viral ke mana-mana. Kalau ada yang mudik bukan mochi saja di kota, tapi pada memburu lapis ini,” kata Kasi PMD Sukaraja Nina Nuryani, Jumat (28/10/2022).
Beberapa makanan yang diproduksi Saluyu bahkan menjadi ikon oleh-oleh Sukabumi, diantaranya brownies ikan nila. Hal itu karena, ikan jenis tersebut banyak dibudidayakan oleh warga Kampung Limbangan Sukaraja.
“Perkembangannya itu kita kan berproses karena perlu proses dan promosinya seperti itu, antusias untuk warga di sini ketika ada pelatihan OPD itu semua antusias mengikuti dan mencobanya. Jadi itu diusahakan untuk bisa mendongkrak perekonomian warga di kecamatan,” tuturnya.
Potensi UMKM tersebut, juga mendapat dukungan pemerintah melalui Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi yang melakukan pelatihan budidaya ikan di lokasi Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Dan Sejahtera (P2WKSS) Desa Situmekar, Kecamatan Sukaraja pada beberapa waktu lalu.
“Perlombaan sekarang ada perlombaan Posyandu di tingkat kabupaten, kita sudah dapat juara ke satu Posyandu Delima yang ada di Desa Pasirhalang. Kemarin untuk penilaian administrasinya kita menang juga masuk lolos itu dari Jawa Barat ada enam Posyandu, termasuk di kita,” ujar dia.
Selain potensi pada bidang usaha, Kecamatan Sukaraja juga memiliki beberapa lokasi pariwisata yang dapat mendongkrak ekonomi daerah. Seperti Situ Cijeruk, Puncak Naimin, dan Taman Herbal Bejo.
“Sekarang juga sedang persiapan yang tanggal 8 November nanti penilaiannya. Dan lombanya sekarang lagi running fokus P2WKSS di Sukamekar. Kita juga terus dampingi para UMKM untuk Legalitas NIB, PIRT, dan izin halalnya agar sampai masuk retail modern,” tandasnya.
Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Usep Mulyana












