Hergun Angkat Bicara Soal Corona di Sukabumi, Apa Imbauannya?

Senin, 16 Maret 2020 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Keresahan akan penyebaran Covid-19 saat ini di Sukabumi mulai dirasakan. Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Heri Gunawan angkat bicara soal hal ini.

Legislator Senayan ini juga mengimbauan agar warga Sukabumi khususnya bisa tenang, serta Pemerintah Daerah (Pemda) termasuk rumah sakit lebih waspada serta pro-aktif dalam menangani dan pencegahan covid-19.

“Terpenting, dapat membendung penyebaran virus korona. Juga, mematuhi kebijakan pusat seperti libur 14 hari hanya saja tak banyak orang tahu akan imbauan itu,” ujar Hergun sapaan akrabnya kepada jurnalsukabumi.com, Minggu (15/03/20).

Ia menjelaskan, libur 14 hari tersebut sebetulnya untuk memotong rantai penularan korona. “Istilahnya masa inkubasi, yakni waktu yang dibutuhkan virus untuk berkembang sehingga dapat menimbulkan gejala pada orang yang terjangkit. Artinya, orang yang tertular virus tidak langsung menimbulkan gejala-gejala tertentu. Orang tersebut akan terlihat biasa saja, sebagaimana orang sehat lainnya. Padahal di dalam tubuhnya terdapat virus,” jelas Hergun.

Kenapa 14 hari, dipaparkan Hergun dari data WHO, virus Corona memiliki masa inkubasi selama 1-14 hari. Oleh sebab itu, penting dilakukan isolasi selama 14 hari untuk menyelesaikan masa inkubasi tersebut. Sehingga setelah masa isolasi berakhir, orang-orang yang terindikasi terjangkit virus sudah menunjukkan gejala dan mudah dideteksi.

Seandainya semua orang masih berkeliaran bebas ketika virus Corona merebak, bisa jadi banyak “penularan tanpa disadari”. Orang-orang yang terjangkit virus Corona dan sedang dalam masa inkubasi tidak mengetahui kalau dirinya positif Corona, lalu menularkan kepada orang di sekitarnya.

Waktu 14 hari itu, berguna untuk saling pantau, jika ada orang yang menunjukkan gejala-gejala menderita serangan Covid-19, bisa segera ditangani dan penularan disetop hanya pada dia, karena dia tidak kontak dengan orang lain dalam 14 hari itu.

Perlu dicatat, bahwa libur 14 hari ini bukan berarti bebas berpergian atau berlibur. Libur 14 ini digunakan untuk diam di rumah atau di lingkungan sekitar tanpa berinteraksi dengan orang banyak. Hal ini terkadang disalahartikan.

Untuk itu, semua orang harus bekerjasama, semua warga Indonesia harus membantu mengingatkan, warga harus kompak, dan patuh untuk tidak kemana-mana dalam 14 hari itu kecuali untuk hal yang sangat perlu.
Sebaiknya masyarakat umum turut melakukan gerakan masif sadar Corona.

“Sehingga semua lini masyarakat dapat terpantau dengan baik. Pada akhirnya, peran kesadaran masing-masing individu menjadi sangat penting dalam menanggulangi wabah ini. Mari tingkatkan kesadaran dan lakukan gerakan peduli terhadap orang-orang di sekitar kita. Jangan sampai orang terdekatmu turut terjangkit,” pungkasnya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Menteri Yandri Susanto ‘Tantang’ Mahasiswa UMMI Bangun Desa Entrepreneur
Truk Hino Tabrak 4 Kendaraan di Cibadak, Sempat Mundur dan Hantam Mobil di Belakang
Tersandung Korupsi Rp394 Juta, Kasus Kades Neglasari Masuk Persidangan
Dua Pemotor Wanita Tertabrak Kereta di Benteng Sukabumi hingga Kritis
Menteri Agus Andrianto Apresiasi Kebun Sayur Lapas Warungkiara Jadi Bekal Kemandirian Warga Binaan 
Pemkab Sukabumi Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI, Catat Prestasi 12 Kali Berturut-turut
Ole Romeny Jadi Pahlawan! Indonesia Tundukkan Mozambik 1-0 di FIFA Matchday
Belum Ada PJU, Pengguna Jembatan Baru Pamuruyan Diminta Waspada

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:17 WIB

Menteri Yandri Susanto ‘Tantang’ Mahasiswa UMMI Bangun Desa Entrepreneur

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:46 WIB

Truk Hino Tabrak 4 Kendaraan di Cibadak, Sempat Mundur dan Hantam Mobil di Belakang

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:58 WIB

Dua Pemotor Wanita Tertabrak Kereta di Benteng Sukabumi hingga Kritis

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:57 WIB

Menteri Agus Andrianto Apresiasi Kebun Sayur Lapas Warungkiara Jadi Bekal Kemandirian Warga Binaan 

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:40 WIB

Pemkab Sukabumi Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI, Catat Prestasi 12 Kali Berturut-turut

Berita Terbaru

PERISTIWA

Dua Warga Nagrak Korban Pembacokan Masih Dirawat di Rumah Sakit

Jumat, 12 Jun 2026 - 11:15 WIB