JURNALSUKABUMI.COM – Tiga ruangan kelas Yayasan Pendidikan Islam Al-Bairuni yang terletak di Kampung Mariuk, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi hancur hingga terbengkalai.
Sekolah yang dibangun pada 1976 itu sebelumnya memiliki enam ruangan kelas untuk anak anak belajar, kini hanya tersisa tiga ruangan saja.
“Sekolah ini termasuk paling tua, selama saya menjabat 8 tahun ini, ruangan itu sudah ambruk,” ujar Nandang Jaelani kepala Sekolah MTS Albairuni, Sabtu (22/10/2022).
Ia menjelaskan, terdapat tiga ruang kelas MTs Al-Bairuni atapnya ambruk akibat lapuk di makan usia. Kini, hanya tinggal tersisa dinding tembok dan puing-puing genting serta kayu bekas atap yang ambruk.
“Yang rusak itu kelas 1 dan 2, jadi ada tiga ruangan yang saat ini rusak parah,” terangnya.
Ia mengaku, selama terjadinya ambruk pada 2016 lalu, kondisi kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa siswi tersebut semakin menurun. Bahkan sekarang hanya tersisa 117 siswa saja.
“Jumlah siswa 117, jadi untuk tahun ke tahun terus berkurang siswanya, mungkin karena fasilitasnya yang tidak pernah diperbaiki,” tuturnya.
Ia berharap, bangunan yang saat ini terbengkalai dapat dibangun kembali. Karena sebelumnya sering mengajukan bantuan perbaikan terhadap pemerintah terkait namun belum mendapatkan respon positif.
Bahkan dari pertama kejadian hingga saat ini, belum pernah mendapat bantuan perbaikan dari pemerintah pusat maupun daerah.
“Semoga ada bantuan dari pemerintah agar sekolah ini dapan dibangun kembali, dan siswa-siswi yang belajar punya fasilitas layak,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Usep Mulyana












