JURNALSUKABUMI.COM – Maling meresahkan dua desa di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, kedua desa tersebut yakni Desa Cibuntu dan Desa Mekarsari dalam kurun waktu sepekan melakukan aksinya mulai dari mencungkil jendela dan mendobrak rumah warga, pada Rabu (4/3/20) lalu.
“Ada empat rumah di Kampung Cipurut dengan RT yang sama, dibobol maling dalam sepekan. Maling menggasak barang berharga emas, uang dan handphone,” ungkap Yayan warga Cipurut, Desa Cibuntu, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.
Menurut Yayan korban menimpa seorang pemilik rumah disatroni bangsat adalah Didah, sempat memergoki pelaku. Ibu satu anak itu bersama anaknya, hingga diancam akan dibunuh menggunakan golok jika berteriak.
“Pelaku mengacungkan golok ke leher korban, dengan mengacam, jika berterika akan membunuhnya,” katanya.
Setelah melakukan aksinya, pelaku sang garong berkeliling ke Kampung Cimalaka hingga Sindang Asih.
“Saya merasa aneh, pelaku atau bangsat ini, setelah ketahuan warga malah melakukan aksinya lagi, saya meraca curiga ini orang dekat, karena berbeda dengan orang jauh, jika sudah menggasak dia kabur,” ujar Yayan.
Warga Kampung Cipurut lainnya, Desi (38 th), juga menjadi korban maling, ia kehilangan uang Rp 1 juta dan emas 10 gram.
“Uang itu saya simpan di dompet untuk belanja keperluan warung. malah hilang dan emas 10 gram di lemari juga raib,” jelasnya.
Ia menegaskan, tidak melihat pelaku. Sebab dirinya tengah lelap menikmati malam saat kejadian tersebut. Saat terbangun, ia mendapati kusen jendelanya sudah dalam keadaan copot. Terlebih, dirinya hanya tinggal sendiri. Sebab suaminya pulang dari perantauan hanya setiap satu minggu.
“Kejadian ini memang kepolisian sudah mengetahui, bahkan saya sempat ditanya,” jelasnya.
Reporter: Hendi
Redaktur: FK Robbi












