Maling, Resahkan Warga Dua Desa di Simpenan

Minggu, 15 Maret 2020 - 00:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Maling meresahkan dua desa di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, kedua desa tersebut yakni Desa Cibuntu dan Desa Mekarsari dalam kurun waktu sepekan melakukan aksinya mulai dari mencungkil jendela dan mendobrak rumah warga, pada Rabu (4/3/20) lalu.

“Ada empat rumah di Kampung Cipurut dengan RT yang sama, dibobol maling dalam sepekan. Maling menggasak barang berharga emas, uang dan handphone,” ungkap Yayan warga Cipurut, Desa Cibuntu, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.

Menurut Yayan korban menimpa seorang pemilik rumah disatroni bangsat adalah Didah, sempat memergoki pelaku. Ibu satu anak itu bersama anaknya, hingga diancam akan dibunuh menggunakan golok jika berteriak.

“Pelaku mengacungkan golok ke leher korban, dengan mengacam, jika berterika akan membunuhnya,” katanya.

Setelah melakukan aksinya, pelaku sang garong berkeliling ke Kampung Cimalaka hingga Sindang Asih.

“Saya merasa aneh, pelaku atau bangsat ini, setelah ketahuan warga malah melakukan aksinya lagi, saya meraca curiga ini orang dekat, karena berbeda dengan orang jauh, jika sudah menggasak dia kabur,” ujar Yayan.

Warga Kampung Cipurut lainnya, Desi (38 th), juga menjadi korban maling, ia kehilangan uang Rp 1 juta dan emas 10 gram.

“Uang itu saya simpan di dompet untuk belanja keperluan warung. malah hilang dan emas 10 gram di lemari juga raib,” jelasnya.

Ia menegaskan, tidak melihat pelaku. Sebab dirinya tengah lelap menikmati malam saat kejadian tersebut. Saat terbangun, ia mendapati kusen jendelanya sudah dalam keadaan copot. Terlebih, dirinya hanya tinggal sendiri. Sebab suaminya pulang dari perantauan hanya setiap satu minggu.

“Kejadian ini memang kepolisian sudah mengetahui, bahkan saya sempat ditanya,” jelasnya.

Reporter: Hendi
Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron
Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan
Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa
Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon
BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi
Bupati Sukabumi Asep Japar Lepas Jemaah Haji Kloter 13, Titip Doa untuk Kemajuan Kabupaten Sukabumi
KM 72 Ambrol, Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Berhenti Total Arah Ibu Kota
Momentum Persaja Kabupaten Sukabumi: Tegakkan Keadilan dan Perkuat Solidaritas Adhyaksa

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:49 WIB

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:38 WIB

Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:39 WIB

Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi

Berita Terbaru

RAGAM

DPPKB: Kampung KB Desa Kalibunder Jadi Pusat Perubahan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB