Polres Sukabumi Lakukan Olah TKP Dugaan Penganiayaan yang Tewaskan Seorang Warga di Nyalindung 

Senin, 29 Agustus 2022 - 19:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Petugas Kepolisian dari Polsek Nyalindung, Unit Identifikasi dan Unit Jatantras Satuan Reskrim Polres Sukabumi melaksanakan olah TKP dugaan penganiayaan yang menewaskan Warta. Pria 51 tahun itu tewas ditikam seseorang di acara dangdutan di Kecamatan Nyalindung, Minggu (28/8/2022).

Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah melalui Kasi Humas Ipda Aah Saepul Rohman dalam rilis resminya mengatakan kegiatan olah TKP berlangsung di Kampung Cibangbara RT 01/02, Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung. Di tempat itu korban ditemukan tersungkur sebelum dibawa ke rumah sakit RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi.

“Petugas dari Polsek dan Satreskrim Polres Sukabumi dipimpin Kapolsek Nyalindung telah melaksanakan olah TKP dilokasi kejadian dugaan penganiayaan yang mengakibatkan seorang meninggal dunia,” ungkap Aah hari ini, Senin (29/08/22).

Lebih dalam Aah mengungkapkan terhadap korban juga telah dilakukan otopsi di RS Bunut sekira pukul 10.00 WIB. Kegiatan otopsi itu menurut Aah sangat penting guna mengetahui penyebab pasti kematian korban.

” Untuk hasil olah TKP dan otopsi kami tidak bisa buka ke media karena itu bagian dari proses penyelidikan dan penyidikan,” papar Aah.

Seperti sudah diberitakan sebelumnya pada hari Minggu (28/08/22) sekitar pukul 20.30 wib telah terjadi perkelahian antara korban Warta (51 tahun) warga Kecamatan Gegerbitung dengan sekelompok orang pada acara hiburan organ tunggal di Kampung Cibangbara RT 01/02 Desa Neglasari Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Akibat perkelahian tersebut Warta (51 tahun) sempat terjatuh kemudian korban ditolong warga dan dibawa ke rumah sakit RSUD Bunut. Namun nyawa korban tidak dapat terselamatkan.

Reporter: Ardi Yakub | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

BGN Hentikan Operasional 58 SPPG di Sukabumi, Ini Penyebabnya!
Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?
Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar
Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah
Babak Baru SPPG Nagrak Utara III, Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Permintaan Rp1 Miliar dari YMQI
Viral Adu Jotos di Padepokan Ciracap, Dua Orang Kini Berstatus Tersangka
Tragis! Ayah dan Anak Terseret Ombak di Pantai Istiqomah Sukabumi Sang Ayah Tewas
Tantan Sulton Tekankan Profesionalisme Wartawan, PWI Sukabumi Diminta Perkuat Kompetensi!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Babak Baru SPPG Nagrak Utara III, Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Permintaan Rp1 Miliar dari YMQI

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:13 WIB

Viral Adu Jotos di Padepokan Ciracap, Dua Orang Kini Berstatus Tersangka

Berita Terbaru