Setelah 18 Tahun, Masalah Penggantian Lahan Jalan Alternatif Jelegong Temui Titik Terang

Senin, 29 Agustus 2022 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Masalah penggantian lahan warga yang digunakan untuk Jalan Alternatif Jelegong di Desa Balekambang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, mulai menemui titik terang. Masalah tersebut belum terselesaikan selama 18 tahun.

Informasi yang dihimpun jurnalsukabumi.com, terdapat 11 kepala keluarga yang menuntut kejelasan status kepemilikan tanah hasil penggantian lahan terdampak pembangunan jalan.

Saat itu, lahan milik warga diganti dengan tanah desa. Namun dalam kurun waktu tersebut warga tak kunjung mendapat dokumen legalitas formal soal penggantian dan hak milik tanah.

“Dan kepala desa sekarang pun siap untuk memproses persertifikatan tanah untuk masyarakat tersebut,” ujar Yusep Muharam, Ketua LBH Mahardika Satya Muda, sebagai Kuasa Hukum Waga Terdampak, Senin (29/8/2022).

Warga didampingi kuasa hukum menghadiri musyawarah dengan Kepala dan Perangkat Desa Balekambang. Kegiatan ini juga dihadiri mantan Kepala Desa Balekambang, periode 200-2005.

Yosep menambahkan, permasalahan ini terjadi sejak 2003. Ia bersyukur musyawarah yang digelar di Kantor Desa Balemkambang menemukan titik terang.

“Sekarang udah selesai. Berkas-berkas dari kepala desa yang dulu sudah diserahkan ke kepala desa sekarang,” kata dia.

Sementara itu, Sekdes Balekambang, Ridwan Karya, mengatakan dalam musyawarah juga dilakukan penyerahan dokumen terkait masalah pembangunan dari tahun 2003 sampai 2004.

“Dan kedepannya setelah ada penyerahan dokumen kita akan lihat secara rinci berkaitan dokumen-dokumen apa saja di dalamnya, setelah itu kita akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam pemberdayaan masyarakat desa,” kata Ridwan.

Setelah berkoordinasi dengan Camat, Danramril, dan Kapolsek Nagrak, akta jual beli juga akan dibuatkan. Sesuai dengan janji kepala desa, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan BPN berkaitan dengan program PTSL.

“Dan insyaallah kita akan ajukan tahapan-tahapan itu dan terkait dengan persyaratan. Kita akan komunikasikan dulu dengan pihak BPN, apa saja yang dibutuhkan untuk pembuatan program PTSL khususnya untuk 11 warga yang terdampak pembangunan Jalan Alternatif Jelegong,” tuturnya

Kegiatan musyawarah ini juga dihadiri Forkopincam Nagrak, TNI/Polri, Kepala Desa Balekambang, dan BPD Balekambang,

Reporter : Ardi Yakub | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Meninggalkan Kampung Lama, Kasepuhan Ciptamulya Bersiap dengan Identitas Baru
DPRD Mulai Bedah Penyertaan Modal Perumda Pesona Pariwisata dan Aturan Ketenagakerjaan
Ma Yani, Lansia Sebatang Kara di Cisolok yang Masih Bertahan di Tengah Keterbatasan
327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja
Perbaikan Jalan Dikebut, Akses Tanjungsari-Bojongtipar Jadi Penggerak Ekonomi Jampang Tengah
Oknum Komite MAN 3 Sukabumi Ditangkap Kasus Sabu, 6 Paket Barang Bukti Diamankan
Wabup Andreas Sebut Pramuka Jadi Wadah Strategis Membangun Karakter Generasi ‎
Konflik Nelayan Ujunggenteng Mereda, DPRD Sukabumi Dorong 12 Aturan Dipatuhi

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:06 WIB

Meninggalkan Kampung Lama, Kasepuhan Ciptamulya Bersiap dengan Identitas Baru

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:04 WIB

DPRD Mulai Bedah Penyertaan Modal Perumda Pesona Pariwisata dan Aturan Ketenagakerjaan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:01 WIB

Ma Yani, Lansia Sebatang Kara di Cisolok yang Masih Bertahan di Tengah Keterbatasan

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:07 WIB

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:25 WIB

Perbaikan Jalan Dikebut, Akses Tanjungsari-Bojongtipar Jadi Penggerak Ekonomi Jampang Tengah

Berita Terbaru