Gara-gara Terbentur Aturan Anyar, Calhaj Asal Kota Sukabumi Gagal Berangkat Bersama

Jumat, 24 Juni 2022 - 22:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kisah haru calon jemaah haji (calhaj) yang satu ini datang dari pasangan suami istri Mukhtar (72) dan Juarsih (62) asal Kampung Cijangkar, Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi.

Semula, pasangan ini hendak pergi ibadah haji bersama. Namun karena terbentur aturan terbaru, Mukhtar harus merelakan istrinya yang berangkat lebih dulu ke tanah suci.

Mukhtar bercerita, agar dapat mewujudkan keinginannya untuk ibadah haji ia bersama sang istri rutin mengumpulkan uang dari hasil bertani selama 20 tahun lamanya, sejak tahun 2010.

“Pertama daftar 2010, kebetulan mau berangkat tapi ada Covid, jadi ga jadi berangkat. Ditundanya sampai sekarang, dua tahun lebih,” ucap Mukhtar di sela menunggu keberangkatan istrinya berangkat haji di Gedung Juang 45, Jumat (24/6/2022).

Mukhtar menuturkan, sejak 2010 karena tekad kuat untuk bisa melaksanakan ibadah haji. Sedikit demi sedikit, uang yang ia dapat dari hasil bertani sawah akhirnya terkumpul setelah 20 tahun lamanya.

“Setiap panen ada hasilnya ditabung gitu, kadang Rp 1 juta, atau lebih. Gimana hasil panen. Nabungnya di Bank ikut tabungan khusus haji, kalau gak salah Rp 35 juta. Jadi berdua Rp 70 juta,” jelas Mukhtar.

Meskipun tak dapat berangkat haji tahun ini. Ia berharap bisa berangkat pada tahun berikutnya. “Sedih ya sedih, masih berharap tahun depan bisa berangkat. Jadi gak diambil dana hajinya. Itu pun kalau masih dipilih,” jelasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh istrinya, Juarsih (62). Ia mengungkap perasaan sedih karena suaminya tak bisa ikut bersama melaksanakan ibadah haji.

“Ada kekecewaan, dan sedih karena si bapak gak bisa bareng. Kan harusnya bareng, tapi karena ada aturan batas umur itu,” tutur Juarsih.

Juarsih menuturkan, meskipun tidak bisa berangkat tahun ini bersama suaminya. Dirinya berharap tahun depan keberangkatan haji sudah tidak lagi membatasi usia seperti saat ini.

“Pasrah aja, jangan diambil uangnya. Semoga tahun depan berangkat, sayang kalau diambil mah. Berdoa si bapak supaya berangkat, sehat, dan tahun depan bisa berangkat,” tandasnya.

Diketahui, salah satu persyaratan keberangkatan haji tahun ini adalah usia maksimal 65 tahun.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

BGN Hentikan Operasional 58 SPPG di Sukabumi, Ini Penyebabnya!
Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?
Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar
Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah
Viral Adu Jotos di Padepokan Ciracap, Dua Orang Kini Berstatus Tersangka
Tragis! Ayah dan Anak Terseret Ombak di Pantai Istiqomah Sukabumi Sang Ayah Tewas
Tantan Sulton Tekankan Profesionalisme Wartawan, PWI Sukabumi Diminta Perkuat Kompetensi!
SMSI-RRI Bersatu Lawan Hoaks, Perkuat Kompetensi dan Informasi Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:13 WIB

Viral Adu Jotos di Padepokan Ciracap, Dua Orang Kini Berstatus Tersangka

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Tragis! Ayah dan Anak Terseret Ombak di Pantai Istiqomah Sukabumi Sang Ayah Tewas

Berita Terbaru