Peran Strategis Distan dalam Pemulihan Ekonomi Daerah Melalui Pengembangan Komoditas Unggulan

Selasa, 7 Juni 2022 - 07:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejak awal 2021 Pemerintah Indonesia menjalankan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Program tersebut disambut hangat Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sukabumi melalui pengembangan komoditas unggulan, apa saja?

Berikut kutipan wawancara bersama Sekretaris Distan Kabupaten Sukabumi, Denis Eriska bersama jurnalsukabumi.com, Selasa (07/06/2022).

Laporan: Ujang Herlan

Rangkaian kegiatan dalam mengurangi dampak Covid-19, Distan Kabupaten Sukabumi mengklaim telah melakukan berbagai inovasi, di antaranya melalui pengembangan komoditas unggulan dan percepatan pemulihan ekonomi daerah.

1. Bagaimana peran Distan dalam mendukung pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Sukabumi?

Kabupaten Sukabumi dengan luas wilayah sekitar 416.000 hekatre mempunyai potensi yang cukup besar di bidang pertanian. Di antaranya, Tanaman Pangan (Padi, Jagung, Aneka Kacang dan Umbi). Tanaman Hortikultura (Sayuran, Buah-buahan, Florikultura, Biofarmaka). Dan Tanaman Perkebunan (Kopi, Coklat, Karet, Kelapa Sawit, Teh dan sebagainya).

2. Kenapa sektor pertanian diyakini sebagai salah satu penyumbang terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Kabupaten Sukabumi?

Hal ini dibuktikan bahwa sektor pertanian merupakan sektor penyumbang yang cukup besar terhadap PDRB Kabupaten Sukabumi, yaitu di atas 22,83% pada tahun 2020 dengan nilai 8,86 miliar.

3. Apakah ada kaitannya dengan Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, seperti apa?

Hal ini sangat berkaitan dengan Misi Kabupaten Sukabumi yaitu meningkatkan produktivitas dan daya saing ekonomi berbasis agribisnis dan pariwisata berkelanjutan dengan program prioritas pengembangan komoditas unggulan melalui hilirisasi dan perluasan akses pasar dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi daerah.

4. Apa saja kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Sukabumi?

Ada beberapa kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan di bidang pertanian di antaranya:
a. Rendahnya Produktivitas dan Nilai Tambah Produk Pertanian.
b. Terbatasnya Pasar yang dapat di akses oleh Petani, produk banyak dijual ke tengkulak.
c. Rendahnya minat kaum muda untuk berusaha di sektor pertanian/Rendahnya Regenerasi SDM Pertanian. Sebagian besar petani di Kabupaten Sukabumi mempunyai usia lebih dari 45 tahun.
d. Terbatasnya akses permodalan bagi para petani, dan
e. Pembangunan infrastruktur pertanian yang belum optimal.

5. Apa harapan ke depan berkaitan dengan pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Sukabumi?

Sektor pertanian merupakan sektor yang telah terbukti tahan terhadap situasi pandemi. Oleh karena itu sektor ini harus terus mendapatkan perhatian dan dorongan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi sehingga dapat berperan lebih dalam peningkatan PDRB, serta kesejahteraan lahir dan batin masyarakat Kabupaten Sukabumi. (*).

Berita Terkait

Kang Sule: SMSI Siap Dorong Kolaborasi Media dan Pemerintah di Era Disrupsi Digital
Terpilih Aklamasi, Ferry Supriadi: Siap Bawa HIPMI Sukabumi Lebih Inovatif dan Berdaya Saing
Hj. Rina Rosmaniar Japar Terpilih Aklamasi Pimpin Perwosi Sukabumi 2026–2030
WFH ASN di Mata Akademisi UMMI Dr. Tuah Nur: Efisiensi Oke, Tapi Layanan Komplain Harus Cepat!
Didorong DPP, Agus Samsul Muncul sebagai Kandidat Kuat Ketua PKB Kota Sukabumi
Bernostalgia di Sukabumi, Hergun Lahap Sebungkus Mi Udin: Ingat Masa Sekolah yang Harus ‘Udunan’
Idul Fitri Pertama di Madinah: Ketika Hari Raya Lahir dari Kesederhanaan Nabi
Kang Budi Azhar: Idul Fitri Jadi Momentum Perkuat Pengabdian dan Pelayanan Rakyat

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 14:22 WIB

Kang Sule: SMSI Siap Dorong Kolaborasi Media dan Pemerintah di Era Disrupsi Digital

Rabu, 8 April 2026 - 19:29 WIB

Terpilih Aklamasi, Ferry Supriadi: Siap Bawa HIPMI Sukabumi Lebih Inovatif dan Berdaya Saing

Selasa, 7 April 2026 - 11:41 WIB

Hj. Rina Rosmaniar Japar Terpilih Aklamasi Pimpin Perwosi Sukabumi 2026–2030

Senin, 6 April 2026 - 17:58 WIB

WFH ASN di Mata Akademisi UMMI Dr. Tuah Nur: Efisiensi Oke, Tapi Layanan Komplain Harus Cepat!

Senin, 6 April 2026 - 10:47 WIB

Didorong DPP, Agus Samsul Muncul sebagai Kandidat Kuat Ketua PKB Kota Sukabumi

Berita Terbaru

HEADLINE

Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia

Kamis, 16 Apr 2026 - 20:39 WIB

RAGAM

Jaga Listrik, Jaga Nyawa Lewat Donor Darah

Kamis, 16 Apr 2026 - 12:54 WIB

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777