Tambal Sulam Jalan Provinsi Dinilai Irit Informasi dan Asal-asalan

Selasa, 25 Februari 2020 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Para pengendara yang melintasi Jalan Provinsi Jawa Barat ruas Jampangtengah-Bojongjengkol-Lengkong, kini merasa sedikit terganggu oleh pelaksanaan pemeliharaan rutin tambal sulam jalan, pasalnya irit informasi anggaran dan tanda rambu-rambu pengerjaan nyaris tak nampak, Senin(24/02/20).

Hal ini dikeluhkan salah seorang pngendara warga Kecamatan Lengkong, Dian Gustaman (45) mengatakan, perbaikan jalan yang selayaknya adalah memberikan papan informasi pengerjaan, sehingga pengguna jalan bisa hati-hati.

“Kami melihat tambal sulam ini, masih ada yang retak, padahal setelah pengerjaan dilkukan. Karena keberadaan jalan ini diuji saat hujan tiba saat ini kwalitasnya,” keluhnya.

Sementara itu, menurut pengakuan kepala SUP wilayah Cikembar, Asep Juhara dengan tegas membeberkan soal pelaksanaan pemeliharaan rutin.

“Soal anggaran tidak tahu, karena SUP itu hanya sebagai pelaksana saja dari programer,” kata Asep, kepada jurnalsukabumi.com.

Soal proses pelaksanaan pemeliharaan rutin, memakan waktu cukuplah panjang berdasarkan keterangan yang di sampaikan Asep Juhara melalui pesan WhatsApp.

“Pemeliharaan rutin itu, selama 12 bulan, secara bertahap dari ujung menuju ke sesuai dengan batasan ke pengamatan,” terangnya.

Asep juga menerangkan secara detail mengapa pihaknya tidak memasang papan informasi kegiatan pemeliharaan rutin disepanjang lokasi.

“Sepengatahuan saya, kalau pekerjaan rutin tidak ada papan kegiatan karena sepanjang ruas, tidak seperti yang dipaketkan,” tandas kepala SUP Cikembar.

Titik awal pengerjaan rutin untuk ruas Jampangtengah – Lengkong hingga Kiara Dua, mulai dr Km.Bdg.119+280 – Km.Bdg. 165+917, memakan waktu hampir setahun.

“Tentu kondisi ini memaksa para pengendara lebih berhati-hati melewati area yang tengah diperbaiki,karena di sepanjang ruas lokasi pekerjaan minim rambu-rambu,hanya kelihatan alat berat dan para pekerja,” pungkasnya.

Reporter: Hendi
Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja
Oknum Komite MAN 3 Sukabumi Ditangkap Kasus Sabu, 6 Paket Barang Bukti Diamankan
Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali
Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab
US Oknum Kades Tamanjaya Ciemas Positif Narkoba, Polisi Ungkap Barang Bukti Alat Hisap Sabu
Kades di Ciemas Berada di Satresnarkoba, Kapolres: Masih Dalam Penyelidikan
Ketegangan Warnai Penataan Trayek di Terminal Benda, Sopir Angkot 02 Tolak Aturan Sepihak!
Belum Kantongi Izin, Pembangunan Alfamart Ditegor Satpol PP Cibadak

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:07 WIB

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:09 WIB

US Oknum Kades Tamanjaya Ciemas Positif Narkoba, Polisi Ungkap Barang Bukti Alat Hisap Sabu

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Kades di Ciemas Berada di Satresnarkoba, Kapolres: Masih Dalam Penyelidikan

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB