Elsa Dilaporkan Hilang, Kabar Terakhir Saat Naik Angkot Sukalarang-Sukaraja

Rabu, 25 Mei 2022 - 22:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Elsa Julianti (16), asal Sukalarang, Kabupaten Sukabumi dikabarkan hilang dalam tiga hari terakhir ini. Informasinya, santriwati di salah satu pondok pesantren wilayah Kecamatan Sukalarang itu terakhir diketahui saat naik angkutan kota (angkot).

Hal itu diungkapkan oleh keluarganya Junaedi dan Ati (39), orang tua dari Elsa. Buah hatinya itu merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Kata Junaedi, dirinya mendapat kabar kehilangan tersebut melalui teman putrinya.

“Anak saya dari rumah mau berangkat ke pondok pesantren dan sekolahnya. Nah pagi pukul 06:42 WIB, dia naik angkot yang diantar dari rumah pakai motor sama uwanya,” kata Junaedi kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (25/5/2022)

Lebih lanjut Junaedi menambahkan, dirinya mendapat keterangan dari teman anaknya, bahwa Elsa sempat memberi kabar dan meminta pertolongan.

“Di angkotnya mungkin dia sempat WhatsApp-an sama temennya bahwa angkot tersebut gak mau berhenti, padahal sudah di stop-stop dan ada kata minta tolong. Tapi angkotnya gak mau berhenti katanya,” jelasnya.

Lanjut Junaedi, mobil angkot yang ditumpangi putrinya tersebut merupakan trayek jurusan Sukalarang-Sukaraja. “Angkot ke arah Sukaraja. Dari gekbrong tujuannya pesantren di Ciburial. Dia mondok sekaligus sekolah,” tutur dia.

Sementara, sampai kabar tersebut disampaikan, hingga saat ini nomor telepon milik Elsa masih tidak dapat dihubungi. “Nah sampai sekarang Chattingan putus dan Hpnya enggak aktif,” ungkapnya.

Di waktu yang sama, Ati, ibunda Elsa menuturkan, jika anaknya tidak mempunyai masalah apa pun di keluarga. Karena dia mondok, kemarin itu Elsa pulang dulu ke rumah untuk mengambil barang, perlengkapan dan Senin paginya berangkat.

“Dia mah kalau mau apapun juga suka diturutin sama ayahnya, kalau masalah deket sama cowok atau cewek kita tidak tau. Karena anak saya itu kan tidur di pesantren,” sambungnya.

Kedua orang tua Elsa sudah berusaha mencari keberadaannya, namun hingga saat ini belum membuahkan hasil. Bahkan sudah melapor ke Polsek Sukalarang.

“Ke temennya kita tanya gak ada, ke gurunya juga tidak ada. Pas hari Senin itu jam 08:00 WIB ke saya juga ada nelpon tapi ga ke angkat, terus ke gurunya juga sempat nelpon dan sama katanya minta tolong dia lagi di angkot. Terakhir Elsa pakai baju hitam, rok hitam dan kerudung hitam bawa tas yang isinya perlengkapan pesantren,” tuturnya.

Sementara, keterangan dari Polsek Sukalarang, AKP Asep Jenal Abidin menyampaikan pihaknya telah menyelidiki kasus kehilangan remaja tersebut. “Sementara, sedang dalam penyelidikan,” tandasnya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru