Perdana, Kemenko RI Didampingi Wabup Panen Cabai Rawit di Sukabumi

Selasa, 17 Mei 2022 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Program kemitraan closed loop agribisnis holtikultura antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama Kemenko Perekonomian RI mampu mendorong segudang manfaat.

Terbukti, dengan suksesnya pelaksanaan panen perdana cabai rawit merah di Kampung Lemahduhur, Desa Margaluyu, Kecamatan Sukaraja, Selasa (17/05/2022).

Wakil Bupati Sukabumi, H. Iyos Somantri mengatakan, panen kali ini dilakukan di lahan perluasan sekitar 20 hektare. Dimana hasil panen tersebut langsung disalurkan ke PT Eden Pangan Indonesia (Eden Farm).

“Alhamdulilah, kami bersama Kemenko Perekonomian RI dan kementerian atau lembaga, serta perangkat daerah lainnya telah melaksanakan panen perdana ini,” kata Iyos selepas kegiatan.

Ia menjelaskan, closed loop sendiri merupakan kemitraan agribisnis hulu sampai hilir. Hal itu dikembangkan dalam ekosistem yang berbasis digital, teknik budidaya good agricultural praxtices, sistem logistik yang baik, serta jaminan pasar dan harga yang bersaing oleh off taker.

“Closed loop merupakan program yang baik. Bahkan, hasil kerja selama lebih kurang satu tahun bisa terlihat lewat panen perdana cabai rawit merah. Lewat program ini, petani tidak perlu risau pasca panen lagi. Sekarang, petanian punya kepastian harga dan konsumen yang akan membeli hasil panennya,” terangnya.

Ia mengaku, program closed loop sangat tepat di Kabupaten Sukabumi yang memiliki lahan pertanian luas. Maka dari itu, program ini akan diperluas hingga ke tingkat kecamatan.

“Terima kasih atas programnya Kemenko Perekonomian RI di Kabupaten Sukabumi. Semoga bisa terus digelontorkan di Kabupaten Sukabumi,” ucapnya.

Deputi Pangan dan Agribisnis Kemenko Perekonomian Musdalifah Machmud mengatakan, pertanian di Indonesia bisa terjaga lewat closed loop. Sebab, program tersebut menyesuaikan tanaman yang ditanam petani dengan kebutuhan pasar.

“Jadi apa yang ditanam petani, diseusaikan dengan kebutuhan konsumen. Sehingga, menghasilkan sayuran atau buah-buahan yang dibutuhkan pembeli,” terangnya.

Apalagi, perkembangan program closed loop di Kabupaten Sukabumi sangat luar biasa. Dari awalnya hanya 1 hektare, bisa berkembang menjadi 20 hektare.

“Closed loop ini,semua dirangkul dari hulu hingga hilir. Sehingga, memudahkan komunikasi ketika ada kendala. Sukabumi perkembangannya bisa cepat, sebab pemdanya bergerak dan sangat support,” bebernya.

Dalam kesempatan tersebut, dilaksanakan pula pemberian buku pintar closed loop agribisnis holtikultura dari Deputi Pangan dan Agribisnis Kemenko Perekonomian, Musdalifah Machmud kepada Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri.

Selain itu, diserahkan alat cultivator dan smart farming dari Pemkab Sukabumi kepada Kelompok Tani Sejahtera.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Keluhan Buruh soal BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi, Zainul Munasichin Janji Tindak Lanjut di DPR RI
Perjuangkan Hak Rakyat, Heri Gunawan Desak ATR/BPN Tuntaskan Sengketa Lahan di Jaksel dan Cidahu Sukabumi
Jelang Akhir Libur Panjang, Arus Kendaraan Exit Tol Parungkuda-Sukabumi Padat Merayap
Usai Teken Perjanjian Kerja Sama Dengan ABPEDNAS, SMSI Bergerak Bentuk Pokja News Room Jaga Desa
Perairan Sukabumi Diawasi Ketat Tangkal Migran Gelap hingga Kejahatan Lintas Negara
Wagub Jabar Erwan Targetkan Terminal Tipe B Palabuhanratu Rampung Dibenahi Akhir 2026
HUT ke-64, Yonarmed 13/Nanggala Baksos di Perbatasan RI-Malaysia
Hashim Lantik Srikandi Jaga Desa, SMSI Jadi Mitra Strategis

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:59 WIB

Keluhan Buruh soal BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi, Zainul Munasichin Janji Tindak Lanjut di DPR RI

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:26 WIB

Perjuangkan Hak Rakyat, Heri Gunawan Desak ATR/BPN Tuntaskan Sengketa Lahan di Jaksel dan Cidahu Sukabumi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:02 WIB

Jelang Akhir Libur Panjang, Arus Kendaraan Exit Tol Parungkuda-Sukabumi Padat Merayap

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:13 WIB

Usai Teken Perjanjian Kerja Sama Dengan ABPEDNAS, SMSI Bergerak Bentuk Pokja News Room Jaga Desa

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:19 WIB

Perairan Sukabumi Diawasi Ketat Tangkal Migran Gelap hingga Kejahatan Lintas Negara

Berita Terbaru