Status Global Geopark, Kang Iyos: Siap Dipertahankan!

Rabu, 6 April 2022 - 04:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Wakil Bupati Sukabumi, H. Iyos Somantri, berkomitmen mempertahankan status global Geopark sebagai destinasi wisata kelas dunia. Hal itu disampaikan wabup, saat memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Revalidasi CPUGG 2022 yang dilaksanakan di ruang Rapat Geopark Information Center (GIC) Citepus, pada Rabu (6/4/2022).

“Kita bersama telah berusaha menjadikan Geopark, sebagai wisata kelas dunia, sehingga butuh konsistensi kita untuk berkomitmen mempertahankan itu,” tegas Iyos.

Dalam Rakor Revalidasi tersebut kata dia, untuk mengevaluasi penataan kawasan objek wisata Unesco Global Geopark, terutama perawatan dan perbaikan fasilitas yang berada dikawasan tersebut.

“Hal ini menindaklanjuti 13 rekomendasi yang ditetapkan oleh UNESCO. Untuk tu semua kita sudah siap, tinggal non teknis lainya seperti aksesibilitas dan amenitas dan atau geosite yang akan dikunjungi,” kata Iyos.

Revalidasi CPUGG 2022 tersebut, juga membahas terkait beberapa objek wisata kawasan CPUGG yang perlu diperbaiki. Sarana yang harus diperbaiki agar menciptakan keamanan dan kenyamanan para pengunjung diantaranya gerbang masuk kawasan objek wisata berupa pekerjaan pengaspalan akses jalan, penataan tanaman, infrastuktur dan sarana Kebersihan.

“Lokasi yang perlu segera diperbaiki adalah gerbang masuk kawasan Geopark Ciletuh, misalnya di Gerbang Bagbagan yang merupakan salah satu akses masuk utama,” ujarnya.

Iyos berharap, semua stakeholder memiliki komitmen yang sama menyangkut Sertifikat Unesco Global Geopark.

Sementara itu, Ketua Harian BP-CPUGG Kabupaten Sukabumi Dodi Somantri menuturkan, Rakor tersebut untuk membahas Persiapan Revalidasi CPUGG Tahun 2022 oleh UNESCO agar Geopark Ciletuh Palabuhanratu kembali menyandang pengakuan UNESCO dan mempertahankan status UNESCO Global Geopark.

“Peninjauan yang akan dilakukan oleh Tim Asesor UNESCO pada Bulan Mei mendatang, sehingga kita perlu dipersiapkan lebih matang dari sekarang,” ungkapnya.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Tragis! Ayah dan Anak Terseret Ombak di Pantai Istiqomah Sukabumi Sang Ayah Tewas
Deretan Pedagang Oleh-oleh di Pamuruyan Kembali Disorot, Pengawasan Satpol PP?
Bodi Truk Menjepit Kaki Sopir, Combi Tool hingga alat penarik Dikerahkan untuk Evakuasi Korban
Truk Box Bermuatan Pupuk Terguling di Palabuhanratu, Sopir Terjepit
Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi
Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala
Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Tragis! Ayah dan Anak Terseret Ombak di Pantai Istiqomah Sukabumi Sang Ayah Tewas

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Deretan Pedagang Oleh-oleh di Pamuruyan Kembali Disorot, Pengawasan Satpol PP?

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Bodi Truk Menjepit Kaki Sopir, Combi Tool hingga alat penarik Dikerahkan untuk Evakuasi Korban

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Truk Box Bermuatan Pupuk Terguling di Palabuhanratu, Sopir Terjepit

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi

Berita Terbaru