Polwan Polres Sukabumi Berikan Trauma Healing di Lokasi Bencana Puting Beliung Nagrak

Kamis, 10 Maret 2022 - 13:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM- Polisi Wanita ( Polwan ) Polres Sukabumi, memberikan trauma healing kepada anak-anak yang terdampak angin puting beliung di Kampung Sinagar Kolot, Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (10/03/2022).

Trauma healing tersebut diberikan kepada anak-anak korban terdampak puting beliung yang memporakporandakan sedikitnya kepada 90 rumah warga akibat angin puting beliung. Trauma healing bertujuan untuk mengurangi rasa takut yang berlebihan, meredakan emosi trauma serta menimbulkan kembali rasa percaya diri.

Kepala Unit Perlindungan, Perempuan dan Anak Polres Sukabumi, Iptu Bayu Sunarti melalui Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah mengatakan, jika trauma healing yang diberikan ke anak-anak korban puting beliung untuk menggambarkan bahwa apa yang dialami merupakan musibah yang tidak bisa dihindari.

“Trauma healing diberikan kepada anak-anak korban puting beliung oleh 6 Polwan Polres Sukabumi. Para Polwan itu menghibur anak-anak dengan cara bernyanyi bersama, bermain dan menari guna mengembalikan konsentrasi dan keceriaan anak,” ucap Bayu kepada wartawan.

Selain memberikan dan menumbuhkan rasa percaya diri melalui menari, bernyanyi dan bermain. Para Polwan juga memberikan bingkisan berupa makanan ringan untuk anak – anak yang berani tampil dan menumbuhkan bakatnya.

“Alhamdulillah, ketika ditanya tentang bencana, kesedihan anak-anak karena dampak dari bencana puting beliung ini bisa terobati dengan diajak dan dilakukan trauma healing ini, terutama korban yang saat ini kehilangan tempat tinggalnya,” jelas Bayu.

Reporter : Ifan |Ā  Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir
Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk
Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas
Cut and Fill di Cikembar Dikeluhkan, Warga Soroti Debu dan KebisinganĀ 
Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas

Berita Terbaru