Penguatan Desa Tangguh Bencana, BPBD Jelaskan Hal Ini

Kamis, 13 Februari 2020 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, kembali menggarap program penguatan Desa Tangguh Bencana awal tahun ini. Kegiatan yang bertujuan sebagai bentuk pola menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap segala bentuk bencana ini, digelar di Aula Desa Gede Pangrango Kecamatan Kadudampit, Kamis (13/02/20).

“Kami akan berupaya memaksimalkan dan peran masyarakat melalui konsep Desa Tanggung Bencana. Adapun kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, dari mulai tanggal 12-14 Februari,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan bencana BPBD Kabuapten Sukabumi, Arianja Hasbulwafi kepada Jurnalsukabumi.com.

Melalui konsep ini kata Ari, peran serta masyarakat akan kesadaran terhadap segela bentuk bencana akan mulai terbangun. “Saya yakin betul dengan konsep ini, bencana mudah teratasi karena masyarakat telah memiliki pengetahuan dan kemampuan,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Sukabumi, Agung Koswara berharap desa-desa se Kabupaten Sukabumi memiliki relawan peduli bencana menuju konsep desa tangguh bencana.
Keberadaan Desa Tangguh Bencana ini juga dibentuk, melalui beberapa tahapan, diantaranya mulai dari pratama madya dan utama.

“Dari total 381 desa se Kabupaten Sukabumi ini, baru ada 38 desa tangguh bencana. Kegiatan ini juga tidak lain untuk mengoptimalkan dan menanmkan pengetahuan dan keilmuan masyarakat dalam menghadapi segala persoala bencana dari mulai pemetaan, pencegahan hingga proses penanggulanan,” sambung Agung.

Sementara itu, Kepala Desa Gede Pangrango, Asep Badrutamam mengapresiasi kegiatan program penguatan desa tangguh bencana digelar di wilayahnya. “Kami, merasa bangga karena warganya kembali mendapat perhatian BPBD. Tentunya, kami sangat antusias mengikuti kegiatan ini,” singkatnya.

Reporter : Hendi
Redaktur : Ujang Herlan

Berita Terkait

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan
Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar
Tak Kuat Menanjak, Truk Kayu Terguling di Cibangban Sukabumi
Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan
Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup
Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan
Suami Bongkar Dugaan Perselingkuhan di Kalibunder, Oknum Guru Dilaporkan ke Polisi
Gempa M4,1 Guncang Sukabumi, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Tak Kuat Menanjak, Truk Kayu Terguling di Cibangban Sukabumi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup

Berita Terbaru