JURNALSUKABUMI.COM – Lapas Kelas IIB Warungkiara, membina warga binaan untuk mengembangkan budidaya Jangkrik. Kegiatan tersebut dilakukan untuk kemandirian warga binaan saat mereka kembali ke masyarakat.
Berdasarkan informasi dari Humas Lapas Warungkiara, budidaya jangkrik berjalan produktif. Kegiatan itu juga diharapkan menjadi salah satu jenis usaha yang bisa dikembangkan di masa depan.
“Bukan tidak mungkin, warga binaan selepas menjalankan masa pidananya mampu berdikari mengembangkan bisnis hewan yang memiliki suara khas yang biasa terdengar di malam hari ini,” kata Kepala Lapas Kelas II B Warungkiara Ahmad Tohari.
Menurut Ahmad, potensi budidaya jangkrik ini pangsa pasarnya jelas yang memang dengan harga relatif stabil, sehingga bisa menopang ekonomi.
“Budidaya jangkrik ini jika telaten bisa membuah hasil dan sukses,” jelasnya
Redaktur: Usep Mulyana












