Wabup Didampingi Kadistan dan DKP Hadiri Panen Melon Intanon dan Bazar Pertanian

Kamis, 27 Januari 2022 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Wakil Bupati Sukabumi, H. Iyos Somantri, menghadiri acara panen melon intanon dan bazar pertanian yang diselenggarakan Himpunan Petani Muda Sukabumi. Acara berlangsung di Kebun 2 Pohaci Farm, Kampung Gudang RT 02/05 Desa Balekembang, Kecamatan Nagrak, Kamis (27/1/2022).

Dalam acara yang mengusung tema “Melak Hiji Satungtung Alam Dunya” tersebut, Wabup menyampaikan apresiasi kepada para petani milenial yang menginisiasi kegiatan itu.

“Kami sangat mengapresiasi teman teman yang melakukan kegiatan mulai dari menyusun program hingga strategi untuk membuat kegiatan tersendiri. Alhamdulillah, semuanya berjalan dengan baik,” kata Iyos.

Petani milenial lanjut wabup, merupakan cikal bakal kemajuan bangsa ke depan. Sehingga pemuda harus bangga menjadi seorang petani. Keberadaan Pohaci Farm adalah bukti bahwa petani milenial itu hebat dan masyarakat pun kuat

Wabup minta kepada warga masyarakat untuk mensuport kegiatan-kegiatan yang seperti Pohaci Farm karena bisa meningkatkan kesejahteraan.

“Dengan adanya lembaga ini tentu kita berharap bisa meningkatkan kesejahteraan baik masyarakat maupun para pelaku pertaniannya,” ungkapnya.

Selanjutnya, Iyos menekankan bahwa program mengembangkan agro pertanian dan agro pariwisata berkelanjutan adalah dua hal yang jadi lokomotif pembangunan di Kabupaten Sukabumi.

Di tempat yang sama, Dede Hamzah selaku ketua penyelenggara menyampaikan bahwa Pohaci Farm didirikan pada 2020 oleh sejumlah pemuda yang ada di Kecamatan Nagrak

“kita menyampaikan gagasan untuk membangun pertanian yang bisa dilakukan secara mudah. Kemudian kita juga membangun green house, yang sampai saat ini sudah terbangun 5 buah,” ungkapnya.

Dia menceritakan bahwa diawal mereka memulai.kegiatan ini hanya melibatkan 20 orang petani muda yang ada di Kecamatan Nagrak. Hasilnya, mereka bisa memasarkan hasil pertanian premium untuk restoran dan supermal.

“Rencananya kami akan membangun sebuah packing house dan kita juga sedang mengaplikasikannya untuk pertanian konvensional,” ungkapnya.

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Forkopimcam Nagrak, Direktur Perumda Agro dan tamu undangan lainnya.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

25 Juli Jadi Penentu, Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua KNPI Palabuhanratu
KNPI Minta Perusahaan Bersinergi, Tekan Pengangguran dengan Mengutamakan Tenaga Kerja Lokal Sukabumi
Kejar Target Presiden, Sukabumi Ubah Cara Bertani: Dari Sawah Konvensional ke Pertanian Modern
PLARA FEST 2026 Siap Hidupkan Palabuhanratu, 20 Sanggar Seni hingga Remember of Today Tampil
Retribusi Rp7.500 per bulan, DLH Sukabumi Tegaskan Pengangkutan Sampah Harus Lewat MOU
IGD Baru RSUD Palabuhanratu Disiapkan, Layanan Darurat Sukabumi Ditarget Lebih Cepat dan Optimal
Jaga Terumbu Karang hingga Biota Laut, Indonesia Power Perkuat Komunitas PENYU
HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:38 WIB

25 Juli Jadi Penentu, Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua KNPI Palabuhanratu

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:08 WIB

KNPI Minta Perusahaan Bersinergi, Tekan Pengangguran dengan Mengutamakan Tenaga Kerja Lokal Sukabumi

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:50 WIB

Kejar Target Presiden, Sukabumi Ubah Cara Bertani: Dari Sawah Konvensional ke Pertanian Modern

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:37 WIB

PLARA FEST 2026 Siap Hidupkan Palabuhanratu, 20 Sanggar Seni hingga Remember of Today Tampil

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:31 WIB

Retribusi Rp7.500 per bulan, DLH Sukabumi Tegaskan Pengangkutan Sampah Harus Lewat MOU

Berita Terbaru