Perum Grand Cidahu Permai Disoal Warga, Ada Apa ?

Senin, 3 Februari 2020 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Rencana pembangunan Perum Grand Cidahu Permai, di Desa/Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, menuai polemik dan keluhan dari sejumlah tokoh dan masyarakat Kecamatan Cidahu. Hal ini mendapatkan sorotan dari Tokoh Masyarakat Aang Ramli Sadeli yang menilai, rencana pembangunan tersebut minim komunikasi dan khawatir berdampak pada kondisi masyarakat.

“Saat dibangun perumahan harus dilihat berbagai dampak, bukan hanya pada soal fisik atau pembangunan, tapi tatanan sosial masyarakat dan sejumlah kekhawatiran lainnya,” ungkapnya.

Selain dari itu, soal izin pun mempertanyakan keberadaannya, yang diduga tak mengantongi izin, karena selama ini selaku tokoh atau pimpinan Ponpes Alqodiriyah ini tak mengetahui.

“Saya heran, pembangunan ini seenaknya saja, tidak ada pemberitahuan kepada kami, di lokasi tersebut ada lahan pertanian dan Daerah Aliran Sungai (DAS),” katanya.

Sementara itu, Ketua RT 05, Desa/Kecamatan Cidahu, Musa mengatakan, untuk pembanguna Perum Grand Cidahu Permai tersebut, memang sempat ada permasalahan, yang kemudian dilakukan musyawarah di kantor desa.

“Memang sempat kita bermusyawarah di kantor desa, karena warga mempertanyakan, namun kelanjutannya kami tak tahu,”katanya.

Ditamabahkan Sekretaris Desa Cidahu Hendra Gunawan menjelaskan, untuk pembangunan tersebut memang sempat ada informasi. Namun lanjutan tersebut tidak mengetahuinya baik proses izin atau lainnya.

“Sempat mendengar ada rencana pembangunan. Tapi saya tidak tahu kelanjutannya, siapa yang mengurus izin tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, pihak pengembang saat dilakukan konfirmasi, pihakny mengaku sudah melengkapi izin tersebut.

“Saya sudah punya izin semuanya, sehingga kami melakukan pembangunan,” pungkasnya.

Reporter : Ifan
Redaktur : FK Robbi

Berita Terkait

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron
Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan
Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa
Lapas Sukabumi Perkuat Zero Halinar, Gandeng TNI-Polri Razia dan Tes Urine
Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon
BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi
Bupati Sukabumi Asep Japar Lepas Jemaah Haji Kloter 13, Titip Doa untuk Kemajuan Kabupaten Sukabumi
KM 72 Ambrol, Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Berhenti Total Arah Ibu Kota

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:49 WIB

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:38 WIB

Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:18 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Zero Halinar, Gandeng TNI-Polri Razia dan Tes Urine

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:39 WIB

Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon

Berita Terbaru

OPINI

Pelemahan Rupiah dan Mendesaknya Penetapan RUU Migas

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:57 WIB