Penuhi Kebutuhan Jagung, Wabup: Distan,DKP dan Ahli Buat Analisis Mendalam

Selasa, 4 Januari 2022 - 21:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Untuk memenuhi ketersediaan dan kecukupan kebutuhan jagung, dibutuhkan kolaborasi dan kerjasama yang kompak antara Dinas Pertanian (Distan) Dinas Ketahanan Pangan (DKP) dan para ahli pertanian. Untuk merumuskannya membutuhkan pandangan dan masukan serta analisis yang mendalam.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri, saat  menghadiri acara rapat Tindak Lanjut Rencana Pembangunan Gudang Jagung di Wilayah Kab. Sukabumi, di BKPSDM, Selasa (4/1/2022).

“Bahwa untuk mencukupi kebutuhan jagung, perlu analisis yang matang serta menuntut adanya kolaborasi antara Dinas Ketahanan Pangan dengan Dinas Pertanian serta analisisis dari para ahli pertanian,” kata Iyos.

Keberadaan gudang jagung itu kata Iyos, sangat dibutuhkan untuk penyimpanan terutama saat produksi jagung melimpah. Disamping itu selama berada di dalam gudang, kualitas produksi selalu terjaga, sekaligus membantu stabilisasi harga komoditi serta  menjaga ketahanan pangan.

“Saya ingin di Sukabumi ada unggulan selain padi, tentu tujuannya untuk meningkatkan kesejahtraan para petani,” ungkapnya.

Mantan Sekda itu juga mendorong agar jagung bisa menjadikan komoditi unggulan agar dapat mensejahterakan masyarakat terutama para petaninya. Karena itu bisa dianalisis tentang pembangunan gudang jagung  supaya terealisasi dan  berfungsi efektif.

“kita ingin kesejahteraan para petani di Kabupaten Sukabumi meningkat melalui komoditas jagung. Apalagi luas areal pertanian cukup luas. Ke depan kita ingin jagung Sukabumi, bisa memiliki branding sendiri,” ungkapnya.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat
Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa
DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada
Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan
DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan
Dua Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo, Hergun: Bukti Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kemandirian Bangsa
Dua Pekan MBG Terhenti di Nagrak, 1.300 Siswa dari Tujuh Sekolah Terdampak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:19 WIB

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:58 WIB

DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan

Berita Terbaru