Longsor dan Banjir di Cibadak, P2BK: Ada Belasan Rumah Terdampak

Sabtu, 25 Desember 2021 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Belasan rumah di Kampung Panagan RT. 03/ 02, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, terdampak bencana longsor dan banjir, sekira pukul 17.30 WIB, Sabtu (25/12/2021).

Informasi yang dihimpun jurnalsukabumi.com, peristiwa pertama terjadi saat tebing dengan lebar 20 meter dan tinggi 10 meter longsor. Akibatnya, empat rumah dikabarkan tertimbun.

Sementara untuk kedua, yaitu peristiwa banjir dari luapan Sungai Cipamuruyan, mengakibatkan 14 rumah dengan 16 Kepala Keluarga (KK) terendam hingga setinggi lutut orang dewasa.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cibadak, Daming Supriatna mengatakan, bencana longsor dan banjir terjadi saat hujan cukup lama mengguyur wilayah tersebut.

“Ada dua kejadian di hari yang sama tadi. Bencana longsor tebing dan banjir akibat luapan air Sungai Cipamuruyan,” jelasnya.

Sementara untuk dampak longsor tebing, terdata juga satu orang atas nama Deni Hermawan (46) dikabarkan tertimbun dan sudah dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan medis.

“Dalam peristiwa longsor, satu warga dan 4 rumah tertimbun. Sedangkan yang banjir, tercatat ada 14 rumah terendam,” tandasnya.

Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:39 WIB

Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:38 WIB

Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu

Berita Terbaru