Diduga Hasil Hubungan Gelap, Bayi Dikresek Ditemukan Tewas di Parungkuda Sukabumi

Kamis, 23 Januari 2020 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki dengan usia 40 hari ditemukan tewas di Kampung Belentuk RT01/02, Desa Langensari, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Kamis (23/01/20).

Peristiwa penemuan bayi terjadi saat seorang pengendara motor yang berprofesi sebagai tukang ojek melintas dia area Jalan Raya Langensari. Dia melihat kumpulan keresek berada di  pinggir jalan dan mencurigai kantung keresek tersebut sebuah barang yang jatuh milik orang.

“Awalnya saya sedang melintas mau ke kebun, sesaat tepat di lokasi (jasad bayi) saya curiga awalnya mengira itu barang orang lain yang sehabis dari pasar jatuh, setelah saya lihat barang yang dilapisi tiga keresek warna warni itu adalah seorang bayi yang sudah tak bernyawa. Saya langsung menghubungi teman dan aparat kepolisian untuk menindak lanjuti, ” ujar Rofei (55) warga sekitar kepada jurnalsukabumi.com dilokasi.

Jasad bayi terbungkus di kresek.

Sementara itu Panit Reskrim Polsek Parungkuda Bripka Budiarto saat ditemui di RSUD Sekarwangi mengatakan, dirinya menerima laporan dari warga telah ditemukan sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki baru lahir tewas mengenaskan yang berada tepat di pinggir jalan raya Langensari dengan dilapisi tiga kantung keresek. 

“Saya terima laporan dari warga bahwa ada buang bayi di pinggir jalan raya Langensari, Kecamatan Prungkuda, dengan keadaan tewas tanpa dilapisi baju. Saat itu juga kita lakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi tersebut dan mencari saksi-saksi di lokasi kemudian selanjutnya jasad bayi kita bawa ke RSUD sekarwangi untuk di lakukan pemeriksaan medis (visum luar) mengingat untuk mencari apakah ditemukan luka kekerasan apa tidak,” ungkap Bripka Budiarto Panit reskrim Polsek Parungkuda.

Reporter : Ifan
Redaktur : FK Robbi

Berita Terkait

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan
Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar
Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan
Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup
Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan
Suami Bongkar Dugaan Perselingkuhan di Kalibunder, Oknum Guru Dilaporkan ke Polisi
Wamenko Tantang Sukabumi Bangun Budaya Pilah Sampah di Setiap Desa
Bukan Toko, Ini Swalayan Pakaian Gratis di Posko Korban Kebakaran Ciptamulya

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:33 WIB

Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan

Berita Terbaru