Covid-19 Mulai Mereda, Wisatawan Situ Gunung Suspension Bridge Kembali Menggeliat

Sabtu, 20 November 2021 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sektor pariwasata di Sukabumi kembali menggeliat pasca pandemi covid-19 mulai mereda. Salah satunya, di Situ Gunung Suspension Bridge yang berada di kawasan Kadudampit.

Lokasi wisata yang memiliki jembatan terpanjang di Asia ini mulai dikunjungi ratusan wisatawan dalam perharinya.

Dibuka kembalinya wisata ini sesuai dengan surat edaran Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementrian Pariwisata dan Ekonomi kreatif (Kemenparekraf) dan surat edaran Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP).

Kepala Resort PTN Situgunung, Asep Suganda, mengatakan, sudah mulai hampir normal, walaupun sebelum pandemi kunjungan wisatawan bisa mencapai ribuan setiap harinya.

“Wisatawan tersebut datang dari berbagai daerah, baik warga lokal maupun luar daerah seperti dari wilayah Jabodetabek,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com, Sabtu (20/11/2021).

Namun dengan kondisi itu, Asep menambahkan, pihaknya tidak ingin kecolongan dalam menerapkan protokol kesehatan. Sejumlah pengunjung yang hendak masuk diwajibkan memakai masker, mencuci tangan di tempat yang sudah disediakan, kemudian harus menggunakan QR Barcode PeduliLindungi dan harus menunjukkan bukti sudah di vaksin.

“Terkait prokes kebetulan kita sudah ada QR Barcode PeduliLindungi dan sudah kita pasang di beberapa titik, dan saat ini kita pasang di 6 titik,” imbuhnya.

Masih kata Asep, selain pengetatan prokes, saat ini anak usia dibawah 12 tahun ke bawah tidak diperbolehkan untuk masuk ke tempat wisata.

“Sesuai surat edaran Kemenparekraf anak dibawah 12 tahun masih tidak diperbolehkan karena belum divaksin. Sekarang pengunjung yang boleh masuk dari usia 12 tahun ke atas,” tandasnya.

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Ombak Cimaja Pikat Peselancar Internasional, Wabup Bidik Efek Domino Pariwisata
Bukan Sekadar Tempat Nongkrong, Bukit Panenjoan Tenjojaya Kini Jadi Penggerak UMKM Warga
Tepis Isu Kamar 308 Tempat Berburu Mustika, Samudra Beach Hotel Bongkar Fakta Tak Terduga 
Kamar 308 Samudra Beach Tak Hanya Dikunjungi, Kini Disebut Jadi Lokasi Berburu Mustika
Wisata Sukabumi Tak Perlu Gedung Mewah, Wabup Andreas: Rawat Alam, Budaya, dan Kebersihan
Dispar Berlakukan Tarif Parkir Per Jam di Pantai Selatan Sukabumi
PENYU Cari Lokasi Ideal, Gadobangkong hingga Citepus Dibidik Jadi Kawasan Baru Mangrove
8 Tahun Padjadjaran Anyar, Dari Nyukcruk Galur hingga Menjaga Warisan Karuhun

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:33 WIB

Ombak Cimaja Pikat Peselancar Internasional, Wabup Bidik Efek Domino Pariwisata

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Bukan Sekadar Tempat Nongkrong, Bukit Panenjoan Tenjojaya Kini Jadi Penggerak UMKM Warga

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:25 WIB

Tepis Isu Kamar 308 Tempat Berburu Mustika, Samudra Beach Hotel Bongkar Fakta Tak Terduga 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Kamar 308 Samudra Beach Tak Hanya Dikunjungi, Kini Disebut Jadi Lokasi Berburu Mustika

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Wisata Sukabumi Tak Perlu Gedung Mewah, Wabup Andreas: Rawat Alam, Budaya, dan Kebersihan

Berita Terbaru