JURNALSUKABUMI.COM – Sektor pariwasata di Sukabumi kembali menggeliat pasca pandemi covid-19 mulai mereda. Salah satunya, di Situ Gunung Suspension Bridge yang berada di kawasan Kadudampit.
Lokasi wisata yang memiliki jembatan terpanjang di Asia ini mulai dikunjungi ratusan wisatawan dalam perharinya.
Dibuka kembalinya wisata ini sesuai dengan surat edaran Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementrian Pariwisata dan Ekonomi kreatif (Kemenparekraf) dan surat edaran Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP).
Kepala Resort PTN Situgunung, Asep Suganda, mengatakan, sudah mulai hampir normal, walaupun sebelum pandemi kunjungan wisatawan bisa mencapai ribuan setiap harinya.
“Wisatawan tersebut datang dari berbagai daerah, baik warga lokal maupun luar daerah seperti dari wilayah Jabodetabek,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com, Sabtu (20/11/2021).
Namun dengan kondisi itu, Asep menambahkan, pihaknya tidak ingin kecolongan dalam menerapkan protokol kesehatan. Sejumlah pengunjung yang hendak masuk diwajibkan memakai masker, mencuci tangan di tempat yang sudah disediakan, kemudian harus menggunakan QR Barcode PeduliLindungi dan harus menunjukkan bukti sudah di vaksin.
“Terkait prokes kebetulan kita sudah ada QR Barcode PeduliLindungi dan sudah kita pasang di beberapa titik, dan saat ini kita pasang di 6 titik,” imbuhnya.
Masih kata Asep, selain pengetatan prokes, saat ini anak usia dibawah 12 tahun ke bawah tidak diperbolehkan untuk masuk ke tempat wisata.
“Sesuai surat edaran Kemenparekraf anak dibawah 12 tahun masih tidak diperbolehkan karena belum divaksin. Sekarang pengunjung yang boleh masuk dari usia 12 tahun ke atas,” tandasnya.
Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Ujang Herlan












