JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menerima Anugerah Penghargaan Swasti Saba Wistara yang kedua kali dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Penyerahan penghargaan dilakukan secara virtual, perwakilan Pemkab Sukabumi mengikutinya dari Gedung Utama Pendopo, Rabu (17/11 /2021).
Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri, mengatakan meraih anugerah penghargaan ini bukan hal yang mudah. Syaratnya, daerah harus Open Defaction Free (ODF) 100 persen.
“Alhamdulilah di Jawa Barat terdapat tiga daerah yakni Subang, Bandung Barat, dan Kabupaten Sukabumi. Sedangkan dari ketiga daerah tersebut hanya Kabupaten Sukabumi yang lolos, ODF nya murni Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) murni, sehingga bisa berlanjut,” kata Iyos kepada Jurnalsukabumi.com seusai acara.
Lanjut dia, Pemkab Sukabumi sangat bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah sama-sama sudah bekerja keras. Mulai dari pemerintah tingkat desa, kecamatan, FSKSS, Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Hidup Indonesia (Hakli) Kabupaten Sukabumi, dan instansi-instansi terkait.
“Terimakasih sudah melakukan dobrakan dan menginisiasi beberapa program sehingga tercapai raihan ini dengan baik,” tutupnya.
Di tempat yang sama Ketua Forum Silaturahmi Kabupaten Sukabumi Sehat (FSKSS), Yani Jatnika Marwan, menyampaikan rasa syukur atas prestasi ini.
“Berkat kerjasama dan komitmen kita yang di mulai dari pimpinan daerah sampai para kader yang berada di tingkat bawah, semua bersama, ternyata bisa mewujudkan impian kita. Artinya komitmen tidak hanya komitmen, akan tetapi harus ada juga kerjasama dan kolaborasi,” jelasnya.
“Kemenangan ini sangat luarbiasa karena Kabupaten Sukabumi satu-satunya Kabupaten yang mendapat Swasti Saba Wistara yang merupakan hasil kerja bareng semuanya.”singkatnya.
Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Mohammad Noor












